Minggu, 01 Agustus 2021

JURNAL KUPU-KUPU : PEKAN KEDELAPAN


Bismillahirrahmanirrahim..

 Sejujurnya diriku mau cerita banyak..

Tapi waktunya belum pas. Juga mau melengkapi part part lalu yang belum Annur lengkapi.


Aliran rasa selama tahap kupu-kupu ini, super nano nano.. yaa Allah pengen nulis tapi ini waktunya belum bisa nulis banyak. Udah di cerewetin anak-anak soalnya. Ini nyari sinyal sampe stasiun.. hiks


*update*

Annur lanjutkan tipis-tipis yak :)

Aliran Rasa Annur selama berada di hutan kupu cekatan.

Tau gak pertama kali Annur masuk hutan gimana rasanya? Bingung..hahaha

Annur tuh awalnya mengira bahwa nanti di buncek juga akan dipandu sama Ibu, tapi ternyata ini lebih menantang. Dibuat gamifikasi gitu perkuliahannya, woow.. seru banget. Tiap pekan saelalu menanti apa nih yang baru. Apa yang seru ya?

Dan kejutan-demi kejutan Annur dapatkan. Di tahap awl, yaitu tahap telur Annur banyak belajar tentang apa yang ada pada diri Annur selama ini tapi gak Annur sadari dan selalu Annur sukai. Annur menyadari bahwa Annur itu introvert yang gak mudah bergaul. Bukan berarti Annur gak bisa berteman ya, InsyaaAllah Annur selalu membuka pertemanan. Tapi sayangnya hanya sedikit yang bisa klik sama Annur. Awalnya Annur mengira bahwa Annur ini aneh. Tapi sejujurnya inilah yang membuat Annur nyaman dan gak terbawa arus sejak dulu. Ya karena gak berteman dan memiliki keinginan untuk sama seperti orang lain. Annur lebih suka menciptakan sesuatu yang membuat Annur nyaman dibandingkan mengikuti apa-apa yang sedang trend. 

Maka, di hutan kupu cekatan ini sudah bisa Annur tebak bahwa Annur akan belajar dengan cara Annur sendiri. Dan Annur mengerti apa yang Annur butuhkan dibandingkan dengan orang lain yang mengamati Annur. Gaess, ternyata Annur gak harus memakai topeng untuk berada di hutan kupu cekatan. Annur belajar dan menerima tantangan sesuai apa yang ingin Annur lakukan.

Sama sekali Annur gak ingin terlihat paling menonjol atau bisa membuat orang ter uwow uwow dengan apa yang Annur pelajari atau Annur bagikan.

Annur lebih banyak belajar untuk keperluan diri lalu membagikan apa yang Annur pelajari meskipun Annur tahu belum sempurna betul potluck yang Annur bawa. Tapi Annur merasa tak perlu sempurna dulu untuk berbagi, bisa jadi dari yang tidak sempurna itu ada yang mau membuatnya jadi sempurna.

gaes,, di tengah perjalanan berjelajah di hutan kupu cekatan. Annur sekeluarga kena covid19. Tentu gak mudah, tapi Annur percaya bahwa bisa menyelesaikan tantangan yang ada. 

Alhamdulillah kami sekeluarga pulih dan Annur mulai lagi fokus, cuma ternyata ada sedikit tantangan. Annur kena long covid, huhu.

Jadi kalau liat di jurnal yang lalu itu ngasal banget, ya gitu.

Annur bersyukur selama berpetualang mendapatkan teman-teman yang selalu bersemangat, buddy yang menyenangkan, keluarga yang hangat dan mentee serta mentor yang masyaaAllah baik banget.

kira-kira gitu lah perasaan Annur. InsyaaAllah Annur sambung lagi ya.. ini udah dhuhur dan mau pulang ke rumah dulu. Soalnya ini nyari sinyal sampe stasiun. hiks

sinyal di rumah belum mbalik..

Menyukai sebuah mata pelajaran, karena emang suka atau karena gurunya?

 Hai.. Tulisan kedua untuk KLIP day 2 di bulan Maret ini, aku mau menceritakan sebuah ceritaku di masa lalu yang sangat berkesan untukku bah...