Selasa, 31 Oktober 2023

BUDDY REVIEW SAATNYA BERAKSI

 Bismillahirrahmanirrahim..


masyaaAllah udah review ke 6 ini ternyata. Alhamdulillah dipasangkan dengan buddy yang berbeda lagi. Dan masyaaAllah ternyata mba Dewi. Yang akhir-akhir ini lagi sering kontak dengan beliau.. hehe

Like a perangko and amplop right? Ha-ha-ha

Alhamdulillah kemarin sudah lihat jurnal mba Dewii.. masyaaAllah ❤️

Jurnalnya cantik banget, mba Dewi juga mengawalinya dengan review materi. Oh keren bangett.. gak kayak Annur yang kebanyakan curhat 😂


Mbaa Dewi, berikut review dari Annur yaah..


Sharing Buku Project sudah bersungguh-sungguh, dibuktikan dengan aktif dalam gerakannya. Dan juga sudah memiliki akun media sosial sebagai sarana kampanye dan menyebarkan informasi mengenai gerakan ini.

Meski hanya berdua, Annur sangat mengapresiasi pembagian tugas yang dilakukan oleh Sharing Buku Project. Mba Dewi dan mba Muja membagi tugas dengan baik.



Semua sudah oke banget, jadi mungkin tinggal merincikan detail agenda saja sudah sangat perfect.

Dan menambahkan waktu seperti tanggal pelaksanaan agenda tersebut dengan berbagai agenda yang akan dilaksanakan.


Dari jurnal mba Dewi, hal baik yang Annur dapatkan adalah menulis ulang kesimpulan atau ringkasan materi agar kelak di kemudian hari bisa Annur gunakan lagi jika Annur membutuhkan itu.


Alhamdulillah.. terimakasih mba Dewi, semoga berkenan dengan review dari Annur 💕


Semoga Allah memudahkan kita dalam menjalankan gerakan ini. Dan di kemudian hari bisa kita panen buah kebaikannya. Aamiin..


Tugas Individu Kongres Ibu Pembaharu #2

 Bismillahirrahmanirrahim..

Setelah event pertama yaitu questival kemerdekaan. Kali ini kampus Ibu Pembaharu menyajikan satu event yang gak kalah seru.

Dikemas apik bikin kami deg deg an.

Namanya Kongres Ibu Pembaharu #2. Karena bertepatan dengan hari Kongres Pemuda yaitu 28 Oktober 2023.

Daan.. waktu pendaftaran nya juga ga panjanga panjang amat. Tapi, barangsiapa yang jeli maka akan teringat setiap kali Teh dekan membahasnya sebelum pendaftaran di buka hahaha..

Dan diriku hampir saja terlewat juga. Alhamdulillah masih teringat di hari terakhir deh kalau ga salah. *Maklum yaa banyak agenda yang dipikirkan haha.. alibiii lagii..


Btw, setelah daftar kongres tuh ku kira bakal tugas individu aja.. ternyata engga. Kami dibagi berdasarkan grup yang SDGs nya sama. Ada juga yang gabungan sih.


Dan Annur kebagian di Grup 10 dengan SDGs Pendidikan Bermutu.


Meski sudah di bagi, Annur masih menunggu finalnya. Jadi pas dibagi tuh ternyata masih ada yang dialihkan. Trus pas hari terakhir kayaknya sih udah fix. Cuma ke skip karena sinyal Annur jelek. Dan baru ngeuh tuh pas setelah pembukaan.. itu artinya tanggal 28 siang, malamnya bikin WAG deh. Dan baru tgl 29 Oktober tuh Annur mulai japri mba Muja yang ketinggalan buat di gabungin ke wag semua anggota.

Trus kita bahas sekilas terkait konsep video, scriptnya, slogan unik  dan tanggal 30 pagi pada ngebut buat take video. Alhamdulillah lancar.

Siangnya Annur masih tunggu mba Dewi buat setor video. Lalu Annur ada kelas bahasa Arab dan setelah kelas baru deh bisa edit video. Ternyata Gdrive Annur trouble. Alhamdulillah mba Dewi bisa taruh di Drive dan setor link tugas grup. Alhamdulillah..

Meski kurang maksimal tapi ini sudah sangat Annur syukuri karena semua aktif serta berperan untuk Kongres Ibu Pembaharu ini.. Alhamdulillah..

Bahkan anak-anak kami libatkan juga.. waaa.. terimakasih banyak anak-anak Salih Salihah..❤️❤️❤️




Alhamdulillah Kongres Ibu Pembaharu #2 berjalan lancar 💜💜💜

Sabtu, 28 Oktober 2023

JURNAL BUNDA SALIHAH #2 Aksi Untuk Solusi *SAATNYA BERAKSI*

 Bismillahirrahmanirrahim.

Menulis ini diawali dengan curhat again. Ha-ha-ha..

Apa tantangan kali ini dalam proses ngejurnal? Ternyata lumayaaan menarik..

Dimulai dari kesehatan kami yang ambruk.. Annur dan anak-anak bergantian sakit, setelah Annur membaik justru anak-anak ping-pong an.

Ditambah kami dihadapkan dengan keadaan serba mendadak. Dimulai dari mendadak bayarin hutang orang, mendadak mudik, mendadak ada kejadian luar biasa di kerjaan suami. Seketika manajemen waktu kami, berantakan dan harus menjalani plan lainnya. Alhamdulillah Allah memberikan kekuatan untuk memiliki plan B, C, D dan seterusnya pada diriku untuk tegar menjalani segala ujian. 

Gak ada suatu kebetulan, karena kami mempercayai ini sebagai sebuah ujian untuk naik ke level selanjutnya. Dan justru karena hal ini, Annur semakin mengerti.. bahwa sesuatu yang ingin kita mahir di dalamnya, sesuatu yang ingin dipelajari, sesuatu yang ingin diterapkan dalam kehidupan. Tidak serta merta langsung berjalan sesuai keinginan.

Saat tercetus untuk memulai 'IBU RUMAH ANAK' ini. Annur paham bahwa akan ada ujian untuk bisa mempertahankan tujuan yang ingin dicapai. Karena tujuannya adalah hubungan ibu dan anak serta keluarga menjadi semakin membaik, semakin memiliki kedekatan, semakin memahami satu sama lain, semakin cinta dan menyayangi antar satu dan lainnya. Maka, ujiannya pun melibatkan hati dan rasa yang tak biasa.

Saat tiba-tiba di uji, harus memiliki kesadaran penuh bahwa ujian ini akan terlwati bersama-sama. Tanpa ada satu yang tertinggal maupun saling menyalahkan. Masing-masing harus saling mendukung dan membantu memecahkan soal yang ada di depan mata.

Bisa jadi ujian yang tidak kita sukai ini adalah jalan terbaik yang ditakdirkan oleh Allah pada kita untuk naik ke derajat yang lebih tinggi. Dimana tidak pernah terbayang dan terpikirkan sekalipun oleh kita.

Menciptakan hubungan yang baik di segala cuaca, segala suasana, segala tantangan ini sangat menarik. Karena ketika hubungan dengan anak terjalin baik, maka anak-anak gak akan rungsing ke ayahnya. Otomatis ini membuat ayahnya lebih nyaman saat berada di rumah. Hubungan ibu dan anak harmonis, hubungan anak dan ayah harmonis, selanjutnya hubungan ibu dengan ayah akan harmonis. Meski ujian sebesar apapun di depan mata, ayah dan ibu masih sempat untuk bermesra. Percaya gak? Kalau kita menjalaninya dengan ketenangan hati, mau se rungsing apapun masalah yang sedang menyapa tak akan membuat kita ikutan rungsing. (Arti kata rungsing menurut KBBI biasa digunakan saat kita memikirkan sesuatu yang belum tuntas. Atau jika dalam bahasa Sunda arti kata rungsing sendiri lebih ditujukan untuk anak kecil yang rewel.)

Sampai saat ini Alhamdulillah anak-anak sangat memahami apa yang sedang terjadi di keluarga ini. Tak banyak tingkah pun tak banyak permintaan, anak-anak malah semakin lekat dengan meminta kami orangtua mereka untuk bermain bersama.

***

Well, curhatnya udah dulu. Lanjut proses diskusi di Tim. Qodarullah memang belum sempat maksimal diskusi dikarenakan anggota tim merupakan ibu-ibu super sibuk. Hehe

Bunda Noong sedang ada kegiatan di Luar Negeri dan memang beliau pasti sibuk karena kegiatan yang padat. Sementara mba Fani adalah ASN yang berjuang keras membagi waktunya. Dan mba Nisa sedang mendampingi putranya yang lagi aktif banget.

Annur sendiri sedang dalam masa ujian, hehe. Antara manajemen waktu, manajemen hati pun manajemen keuangan yang lagi anget banget. 

Masing-masing dari kami biar menyelesaikan dulu tantangan internal, agar bisa berdampak baikke external. Bukankah kata pak Dodik bersungguh-sungguhlah kamu di dalam, maka kamu akan keluar dengan kesungguhan itu?

Ya, kami sedang bersungguh-sungguh menaklukan tantangan ini. Meski kadang ada perasaan kagum pada teman seperjuangan yang sangat melesat. But, bukan itu tujuan kami. Pelan perlahan pun tak mengapa. Asal tetap konsisten dalam membangun gerakan ini. Meski kadang yaa.. "Iiiih. kok keren banget sih mba X sudah sampai di tahap itu" "Wah, konten mba Z kok bagus banget sih" atau "Waoouw, mba Y ternyata udah punya gerakan sejak lama. Mantaab sekali ya". Hmm, mengapresiasi boleh, tapi jangan sampai menumbuhkan insecure pada diri. Sepakat?


Karena belum sempat diskusi mau pakai platform apa, kami masih memakai WAG untuk koordinasi. Misal nanti diperlukan aplikasi pendukung, kami memlilih discord sebagai aplikasi untuk digunakan.

Selain karena ringan dan mudah dipahami, discord itu mengingatkan dengan aplikasi mig33 atau mxit jaman baheula..hahaha. Annur masih SD, SMP deh waktu itu..

Nah, sebenarnya kan mulai Oktober ini kita gencarkan konten. Tapi... ternyata harus kita undur, dan sepertinya challenge 30 Hari itu juga akan kami undur dan kami modifikasi jadi 10,20,30 hari. 

Nevermind, tak sesuai rencana tak apaa..

Kan slogannya Keluargaku, Prioritasku. Yang paling diutamakan, yang paling urgent. Daaan.. Kami berusaha untuk tetap bergerak meski perlahan, karena sekecil apapun gerakan yang dilakukan itu lebih baik daripada hanya berdiam bukan?

Annur share link template dulu yaa..

belum selesai di bahas, tapi paling tidak sudah ada hasilnya.

buka disini untuk updatenya lagi.






Segitu dulu ya yang Annur tuliskan. Bismillah.. semoga Allah mudahkan segala niat baik yang ada. Bakat activator gak di deretan atas ini sungguh kadang selalu mendelay delay ide dan gagasan yang telah menumpuk di pikiran.

Berjuang saja dulu, pemula tak apa, perintis tak boleh hanya meringis, tetap berprasangka baik bahwa akan ada hasil terbaiiik terbaiiik teeerrrbaaaikkk..

Kamis, 05 Oktober 2023

Buddy Review Identifikasi Aksi

Bismillahirrahmanirrahim

helooo,, semangat pagi.. ternyata udah buddy review lagi nih. Nah, kali ini beda lagi nih buddy nyaa..

Annur belum menghubungi beliau ketika pertama kali teh Dian mengumumkan pasangan review di jurnal ke 5 ini. Namun, Annur sempat membaca sekilas Jurnal beliau. Namanya mba Eva Rahmadani. Annur menebak nama panggilannya adalah mba Rahma, karena kalau dilihat dari akun IG nya sih begitu. Hehe..

InsyaaAllah nanti Annur kenalan deh, hehe.

Dari sekilas membaca, Annur menangkap bahwa mba Rahma mengambil tema keuangan keluarga, dimana tim yang dibentuk adalah home team mba Rahma yang diberi nama Iqlova.

Karena kesibukan weekday yang semrawut, Annur ke skip beberapa hari untuk membaca secara menyeluruh.

Kamis. 05 Oktober 2023 Alhamdulillah Annur bisa membaca jurnal beliau yang di tulis di IG dengan seksama..heheww

Dan berikut hasil review dari Annur


Sejauh yang Annur baca, jurnal mba Rahma sudah memiliki goals keuangan bersama keluarga. Bahkan aksi ini dilakukan dimulai dari mengidentifikasi pengeluaran, berbenah dapur dan rumah. Proses yang dilakukan bersama-sama.


Cukup efektif, karena mba Rahma menggunakan hanya satu media sosial maka sangat bisa dimaksimalkan dan jika konsisten insyaaAllah lebih baik dari yang memiliki banyak media sosial tapi tidak konsisten dalam berkampanye.


Sudah mulai merancang kegiatan, sudah memulai babak baru di bulan ini dan tentunya semua dimulai dari dalam rumah. ini kereeen..

Ada satu template jurnal yang tidak mba Rahma sertakan yaitu templete highlights dan key updates, tapi mba Rahma menyertakan template Fundrising yang seharusnya berisi tentang sumber dana yang akan digunakan untuk melakukan aksi, mungkin mba Rahma keliru ya, hehe

Tapi All is well.. Semangat mba Rahma..💕

Semoga Allah memudahkan langkah kita bersama yang dimulai dari dalam rum ah ya mba.. 

Aamiin..