Sabtu, 27 Februari 2021
JURNAL ULAT-ULAT PEKAN KETIGA : BERTEMU KELUARGA
Jumat, 19 Februari 2021
JURNAL ULAT-ULAT PEKAN KEDUA : INI MAKANANKU
bismillah,
Sudah memasuki pekan kedua di Kelas Ulat-Ulat. Kali ini kami di tantang buat bikin potluck dan disajikan untuk teman-teman di Kelas Bunda Cekatan. Annur awalnya bingung mau membuat potluck yang seperti apa. Jujur akhir-akhir ini merasa gak ada ide buat bikin sesuatu yang menarik. Hahaha
Akhirnya Annur putuskan untuk membuat potluck dari kegiatan kami di pagi hari. Kebetulan pas banget sama jadwal kami buat jalan pagi, dan anak-anak mengatur rute yang akan kami lewati. Ternyata saat sudah berada di tengah-tengah sawah kita tak jarang memilih jalan yang salah. Harus putar balik, melewati lumpur yang basah hingga kaki kami masuk ke kubangan lumpur. Melewati rumput yang basah oleh air dan rumput kering yang sudah tercerabut dari tanah.
Dan keseruan lainnya yang kami dapati saat menyusuri area persawahan. Family Project ini sudah kami lakukan sejak 2 tahun terakhir, hanya saja memang tidak sering. Hanya beberapa agenda yang masih kami rutin lakukan.
Annur membuatnya dengan sederhana saja, cukup berdurasi 2 menitan. Disini Annur membagikan manfaat family project. Kami jadi lebih erat, saling tolong menolong, sebagai sebuah keluarga memiliki waktu kebersamaan seperti ini sangat seru sekali.
Apalagi jadwal kerja suami yang tidak menentu, karena bekerja 3 shift. Jadi waktu di pagi hari dihabiskan dengan keluarga itu sangat jarang.
Memasukkan audio dalam video itu pernah Annur lakukan juga saat mencoba membuat dongeng bersama si sulung. Dan dia sangat happy.
By the way, Annur menggunakan aplikasi Kinemaster untuk membuat video ini. Dan menurut Annur ini sangat mudah dibandingkan aplikasi edit video lainnya.
Untuk potluck teman-teman yang Annur cicipi, beberapa ada di album manajemen waktu, manajemen emosi serta album keluarga dan parenting.
Karena ada beberapa yang sedikit berhubungan dengan mind map yang sudah Annur bikin. Pengalaman belajar di tahap ini sangat seru, apalagi tantangan membuat potlucknya semakin menarik dan menantang. hahaha
eh iiyaa.. hikmahnya sampai perjalanan ini. Annur jadi gak laper mata buat nyoba hal-hal yang gak penting dan mendesak, fokus sama mind map, dan menggunakan mantra "menarik tapi tidak tertarik". Jadi gak merasa tergesa-gesa dalam belajar.
Jumat, 12 Februari 2021
JURNAL ULAT-ULAT PEKAN PERTAMA
Bismillah,
Yeay..Telur-telur Alhamdulillah sudah menetas menjadi ulat-ulat. Tapi tunggu dulu, perjalanan petualangan masih panjang ya buund..
Alhamdulillah dapet badge cantik niih.. Annur sematkan langsung di ransel petualang milik Annur. Lalu Annur akan melihat peta, kompas dan mengambil teropong. Annur akan bersiap melanjutkan petualangan.
Saat ini ulat-ulat cekatan memasuki The Jungle Of Knowledge. Disini kita akan makan makanan yang bergizi tinggi. Tapiii.. ada tapinya nih, kita gak boleh makan dengan rakus. Nanti kalau kebanyakan makan akan membuat kita jadi bingung sendiri. Jadi makan sebutuhnya dan secukupnya saja.
Kali ini Annur berbagi makanan yang sudah Annur dapatkan pada saat memasuki petualangan mencari telur merah. Makanan Apa ya yang Annur dapatkan?
❤❤Rabu, 03 Februari 2021
Jurnal Telur-Telur Pekan Keempat : Peta Belajar
Bismillahirrahmanirrahim,
Sudah pekan keempat saja, tidak terasa sudah sampai di pekan ini. Alhamdulillah.
Pekan ini membuat Peta Belajar. Annur udah kebayang mau belajar apa aja sejak pekan kedua. Dan kali ini kita ditantang untuk bikin peta belajar kita sendiri. Tentunya gimana menemukan cara belajar yang "gue bangeeet ini looooh".
Berpekan-pekan lamanya Annur menahan untuk gak insecure sama temen-temen yang lain. Memakai kacamata kuda dengan harapan jangan sampai membuat Annur galau mau mempelajari ilmu apa yang benar-benar Annur sedang butuhkan dan penting untuk Annur kuasai.
Annur berharap apa yang Annur pelajari bisa membuat diri Annur lebih baik lagi dalam mencapai tujuan yang Annur harapkan.
Annur ini biasanya gampang tertarik dan pengen banget ikut ini itu, tapi di kelas bunda cekatan ini Annur kuatkan mantra "menarik sih, tapi gak tertarik". Supaya Annur gak gampang laper buat mempelajari yang bukan Annur butuhkan. Jangan jangan ini cuma sekedar ikut, nanti udahan gitu aja. Kan sayang banget. Atau malah sebenarnya Annur ikut-ikutan karena emang lagi trend nya seperti itu? Terus ikutan biar dianggap gak ketinggalan? Atau ikutan cuma buat pamer?
Lah kan sayang banget akhirnya apa yang dipelajari gak ngena di hati, malah kena angin terbang semua ilmunya bagai debu.
Melihat telur hijau di pekan pertama.












