Bismillah,
Wah ternyata ini udah pekan ke delapan. Cepet ya ternyata. Dan pekan ini pertama kali yang harus dilakukan adalah mencari buddy. Melamar atau dilamar.
Btw, waktu nyimak pemaparan magika. Annur terpikir buat menghubungi kakak kembaran yang lagi jauh disana😀. Tapi takut mengganggu Family time nya. Yaudah deh Annur memutuskan siapa yang melamar duluan itu yang bakal Annur terima. Wkwkwk asli sok iye banget 🤭
Pucuk dicinta, cinta tak kemana😂. Jan opo Iki..
Mba twin duluan yang menghubungi Annur, asli gak diragukan lagi kalau mengerjakan tugas doi gercep dan cekatan.
Annur? Masih menjaga jarak sama hape. Entah kenapa mata masih musuhan sama layar. Hahaha.. jadi kalau Annur bikin status trus gak nengok status temen itu bukan karena sombong atau gimana. Tapi karena Annur gak bisa lama liat layar hp.
Makanya nulis jurnal pun gak bisa panjang gini. Pengennya ya kalau bisa nulis di buku aja..hahaha
Oke balik ke jurnal. Kebanyakan curcol ini kalau nulis..
Dan akhirnya kita sepakat buat aliran rasa dengan voice note. Sampe beberapa hari. Annur slowrespon banget. Maafkan ya mba twiin 🙏
Qodarullah memang lagi disuruh fokus ke keluarga. Oke, Allah lagi pengen Annur fokus ke keluarga. Eh, ternyata kita samaan. Mba twiin juga harus fokus sama keluarga.
Voice note mba twiin baru bisa Annur dengarkan saat Annur punya waktu online yang lama. Biasanya waktu online yang lama ini saat mata dan kepala bisa diajak buat liat layar lebih lama. Setelah sembuh dari covid, ternyata efeknya juga masih ada. Masih lemes dan sering gak fokus. insyaaAllah Annur menerima ini dengan ikhlas. Jadi Annur selalu siasati online saat badan bener-bener bisa diajak kerjasama.
Dari aliran rasa mba twiin. Ternyata ada kesamaan pada kita tapi tentunya dengan keadaan yang berbeda. Mba twiin topik yang ingin diperdalam personal mastery sementara Annur di manajemen Qolbu.
Lama gak ngobrol panjang, biasanya kalau ngobrol bisa sampe mana-mana. Hahaha.. jadi voice note nya juga panjang. Annur memaklumi mba twin gak langsung dengerin vn dari Annur karena Annur pun sama. Hahaha.. tuuh kan kita samaan lagi. Annur baru bisa dengerin ya pas lagi gak ada hambatan.
Dari aliran rasa tentang petualangan di hutan kupu Cekatan sampai tantangan dalam kehidupan. Ceileeh.. kita saling berbagi pengalaman. Qodarullah Annur dapat kabar duka saat ingin mempersiapkan bekal buat mba twiin. Saat Annur tanya bekal apa yang mba twiin inginkan, biar Annur bisa siapkan. Ternyata mba twin bilang dari VN yang Annur buat sudah menjadi bekal buat mba twiin.
Sebenarnya isi VN Annur lebih ke pengalaman Annur. Pemikiran Annur tentang kehidupan yang Annur jalani selama ini.
Allah itu maha baik, memberikan suatu tantangan yang tak main-main. Sudah sepaket sama hikmah dan jawaban. Bukan karena Allah tak sayang, justru dengan begini Allah berikan kasih sayang yang luar biasa. Biar kita semakin kuat, biar kita bisa berbagi dan bermanfaat.
Dari aliran rasa mba twiin, kebutuhan untuk deep sleep, delegasi dan baca kilat dengan penyertanya manajemen waktu dan gadget. Dan yang baru mba twiin bilang tentang personal mastery.
Annur mencoba berbagi pengalaman tentang tidur. Wah Annur jadi inget punya masalah dan trauma juga dulu dengan tidur.
Annur pernah gak bisa tidur atau insomnia pun pernah merasakan tidur berjam-jam lamanya. Ini berkaitan dengan hati yang semrawut juga saat itu. Psikis yang kacau dan Annur merasa stress. Berpengaruh pada tidur. Tentu saja itu gak enak banget..
Btw, Annur lanjut besok pagi ya..
Ini udah jam 22.50 dan sudah mengantuk ..hehe
dan Annur gak bisa lanjutin hari Minggu kemarin karena anu, dan pagi ini Annur paksa meski anu. Hihi
okay, lanjut ya.. Tentang tidur, delegasi, membaca kilat, manajemen waktu dan gadget serta personal mastery dari aliran rasa mba twiin. Annur jadi teringat salah satu hadist Rasulullah kepada putrinya, Fatimah. begini,
“Ali berkata, Fathimah mengeluhkan bekas alat penggiling yang dialaminya. Lalu pada saat itu ada seorang tawanan yang mendatangai Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Maka Fathimah bertolak, namun tidak bertemu dengan beliau. Dia mendapatkan Aisyah. Lalu dia mengabarkan kepadanya. Tatkala Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba, Aisyah mengabarkan kedatangan Fathimah kepada beliau. Lalu beliau mendatangi kami, yang kala itu kami hendak berangkat tidur. Lalu aku siap berdiri, namun beliau berkata. ‘Tetaplah di tempatmu’. Lalu beliau duduk di tengah kami, sehingga aku bisa merasakan dinginnya kedua telapak kaki beliau di dadaku. Beliau berkata. ‘Ketahuilah, akan kuajarkan kepadamu sesuatu yang lebih baik dari pada apa yang engkau minta kepadaku. Apabila engkau hendak tidur, maka bertakbirlah tiga puluh empat kali, bertasbihlah tiga puluh tiga kali, dan bertahmidlah tiga puluh tiga kali, maka itu lebih baik bagimu daripada seorang pembantu“
Hadits Shahih, ditakhrij Al-Bukhari 4/102, Muslim 17/45, Abu Dawud hadits nomor 5062, At-Tirmidzi hadits nomor 3469, Ahmad 1/96, Al-Baihaqy 7/293
Annur pertama kali baca di https://almanhaj.or.id/232-wasiat-sebelum-tidur.html , penjelasan disitu lebih lengkap. Dan Annur sangat suka. Apalagi dulu waktu anak-anak masih bayi Annur suka mengeluh capek, dan membaca itu membuat Annur lebih semangat menjalani aktivitas sehari-hari. Termasuk menurunkan standar Annur saat itu yang membuat pikiran selalu penuh. Kenyataannya memang pikiran mempengaruhi kondisi kita,hihi. Jadi, ,menurunkan standar adalah jalan yang Annur tempuh. Annur harus bahagia bisa atau tidak bisa melakukan yang ingin dilakukan. Menekan ego untuk selalu sempurna dalam mengerjakan setiap jadwal yang sudah Annur buat sebelumnya. Toh selama yang kita kerjakan bukan bermaksiat atau yang belum kita kerjakan tidak membuat kita berdosa ya udah selow aja. Apalagi tugas emak-emak yang emang gak sedikit ya :D
Disitu sangat erat dengan topik yang Annur pelajari juga, Manajemen Qolbu. Jadi, bagi Annur itu sangat penting. Dzikir sebelum tidur yang harus diamalkan. Untuk mendapatkan tidur yang berkualitas dan tentunya ridho dari Allah.
yang bisa Annur bagikan untuk mba twin,
1. Ingat Allah sebelum tidur
Annur percaya mba twiin sudah melakukan adab sebelum tidur dengan istiqomah. Seperti berwudhu, membersihkan tempat tidur, miring/ berbaring sisi kanan, meniup telapak tangan sambil baca surat 3 qul masing-masing sekali lalu mengusap pada wajah dan anggota tubuh yang bisa dijangkau, baca ayat kursi, baca do'a sebelum tidur, tidur tidak larut. Annur berbagi pengalaman dengan tambahan pesan Rasulullah kepada putrinya, bersyukur pada Allah atas karunia yang sudah kita dapatkan di hari itu.
2. Kerjakan yang membuat bahagia
mba twiin sayang, setiap yang kita lakukan untuk keluarga insyaaAllah bernilai ibadah. Tuntas ataupun tidak tuntas jika kita sudah memiliki niat yang baik maka Allah menilai dari niat kita. Akan selalu kita temui yang tidak sesuai yang kita harapkan, jadikan untuk melatih hati agar bersabar dan pasrah pada kehendak Allah. Karena sesuatu terjadi atas ijin dari Allah, seperti yang mba twiin bilang daun jatuh pun karena Allah menghendakinya. Lakukan apapun yang membuat mba twiin bahagia selama tak melanggar syariat. Tak bertentangan dengan perintahNya, jadikan diri mba twiin lebih bahagia. Gunakan kesempatan yang ada untuk meraih pahala dan mengumpulkan amal jariyah sebanyak-banyaknya. Gunakan hati sebagai kompas untuk menentukan arah tujuan ke jalan yang Allah ridhoi.
3. Jadwal bukan segalanya
mba twiiin, ini yang belum Annur bilang di VN kayaknya. But, ini hasil dari pemikiran Annur selama ini. Ada yang Allah ijinkan hidup di dunia lama sekali, namun dia selalu berbuat dzalim dan kafir pun tak pernah mencari sinyal kebenaran. Namun, ada juga yang Allah ijinkan hanya sedetik di dunia lalu kembali padaNya, menjadi tabungan ayah ibunya jika mereka bersabar, jika mereka beriman, jika mereka percaya akan kuasa Allah dan takdir dariNya.
Dikarenakan Annur yang tumbuh dan mencari sendiri makna hidup serta agama yang akan Annur imani. Menurut Annur waktu bukan segalanya, karena waktu adalah milikNya, Dia-lah segalanya. Annur memikirkan ini sejak pertama kali Annur trial error tentang manajemen waktu dan gadget. Karena awalnya Annur dan suami pernah konflik karena ini, kami benar-benar merasa asing dengan diri kami. Dan ini juga masih sampai saat ini menjadi permasalahan kami. Namun tak seperti dulu. Saat Annur yang menentukan jadwal, ternyata suami tidak bisa menepatinya. Saat dia yang menentukan jadwal juga tidak berjalan sesuai harapan. Ternyata kita sama-sama lemah di Activator.
Akhirnya Annur memilih kebahagiaan Annur dengan cara lakukan apapun yang membuat Annur senang tanpa mengusik suami. Annur tak melibatkan jika dia tak mau. Tentu saja setelah Annur tanya, yakin gak mau ikut? hehe. Tapi tetep minta ijin melakukan yang akan kami lakukan.
Annur menginginkan memori yang membahagiakan untuk anak-anak meskipun sebenarnya banyak sekali standar yang harus Annur turunkan. Rumah rapi dan bersih? ah, saat ini kami paling seminggu sekali doang bisa begitu. Penialaian tamu dan saudara yang datang ke rumah dulu membuat Annur malu, sekarang Annur kasih senyuman aja kalau ada yang tidak berkenan.
Ajang beberes menjadi waktu yang menyenangkan saat satu keluarga terlibat. Meskipun ini terjadi seminggu sekali atau tiga hari sekali. Awalnya ini membuat Annur stress dan gampang sakit. Hahaha.. tapi bukankah kita yang mengendalikan hati dan pikiran kita? jadi, Annur mulai menikmatinya.
Annur melihat lagi waktu Annur kecil, Annur suka sekali main kemah-kemahan pakai kain yang ada di rumah. Berimajinasi dan main di dunia yang Annur bayangkan. Rumah berantakan dan Annur sering kena omel, pukul dan labelling. Dan ternyata ini yang membuat Annur juga gak suka lihat berantakan karena terbiasa melihat orangtua yang selalu menginginkan rumah yang rapi dan bersih. Iya, rapi dan bersih itu demi kebaikan. Tapi bukankah kebaikan tak akan pernah melukai yang lain?
Annur ubah jadwal yang Annur buat jadi lebih fleksibel selama tak ada yang terluka dan semua bahagia. Awalnya menurunkan standar ini gak nyaman dan ngerasa kenapa Annur yang berkorban? eh, pas liat episode obrolan dapur ibu tentang pengorbanan. Ah, tak ada yang perlu merasa berkorban karena kita tidak sedang mengorbankan apapun. Annur ikuti dan amati apa yang membuat anak-anak bahagia dan Annur mulai ikut bermain bersama mereka.
Kunci yang Annur pegang : Semua bahagia, semua sepakat, waktu yang dilalui bermanfaat. Maka jika pada akhirnya tak sesuai yang Annur bikin ya gapapa, asal semua bahagia, semua sepakat, dan kami melewati waktu dengan penuh manfaat paling tidak yang terekam hal-hal yang menyenangkan.
Untuk gadget, Annur benar-benar mengerti sekarang mantra "menarik tapi tidak tertarik". Segala kelas, kulwapp, kulzoom yang Annur ikuti haruslah yang memang Annur butuhkan untuk saat ini. Melahap ilmu sedikit tapi konsisten menurut Annur akan lebih lama bertahan dalam ingatan daripada sekaligus tapi gak ada yang nyantol di Annur,hehe. Annur deliberative, iyess betuul mikirnya kelamaan, hehe.. meskipun deliberative bukan di 7 teratas dan ada di no 10. Tapi focus ada di atas no 2, Annur cuma pengen fokus sama yang Annur butuhkan. hehe.. Annur percaya manajemen gadget mba twiin sudah sangat bagus.
Annur masih belajar banyak, terkait masalah kepala yang sering pusing kalau liat gadget kelamaan. hoho.. jadi ya telat banget buka wag dan chat yang masuk. Jadi Annur selama ini merasa lebih baik tanpa gadget :D
Walau sebenernya mau gak mau harus gadget juga buat jualan online. Qodarullah HP buat jualan rusak. Jadi makin yakin buat no gadget needed untuk sementara ini. hihi.. Cukup seperlunya aja, malah sesempetnya aja. hahaha
4. Baca yang disukai
wohoo, karena jam gadget berkurang maka Annur jadi lebih suka baca buku dan itu menyenangkan. Eh, buku yang tentunya Annur ingin baca. Dan yang paling Annur suka baca Al Qur'an lanjut baca terjemahannya. Disini sangat mengasah hati, Annur bisa senyum ketika baca ayat tentang keindahan surga atau janji Allah untuk orang yang bertakwa yang selalu melakukan kebajikan, bisa menangis nyesek ketika membaca ayat tentang peringatan dan hari akhir termasuk janji Allah akan siksaNya yang pedih, sangat antusias ketika baca kisah-kisah yang ada di Al Qur'an.
Dan ternyata membaca yang kita sukai itu bikin ketagihan buat baca-baca lagi. Buat merenung dan mengaitkan kejadian yang ada. dan benar, Iqra! bacalah! kalau gak mau baca gimana bisa tau, hehe,, iya kaan? Seperti yang sudah Annur bilang di VN, Annur sangat ingin bisa baca kitab-kitab karangan para ulama. Do'akan ya mba twiiin..
Dan waktu membaca paling enak itu setelah subuh, masih fresh. hehe
5. Jaga hubungan dengan Allah maka Allah jaga hubungan dengan pasangan dan sesama
Berhubungan dengan Allah tak hanya saat sedang shalat, namun dzikir dengan mengingat Allah, mengingat karuniaNya, mengingat asma dan sifatNya juga merupakan usaha kita agar selalu terhubung dengan Allah.
Tetap husnudzhon terhadap pasangan, hehe. Ini Annur alami waktu menjalani LDM 3 bulan, kadang kepo lagi ngapain gitu,hahaha. Semangat ya mba twiiin, semoga jadi waktu buat muhasabah diri masing-masing. Allah mudahkan dalam meraih apa yang mba twiin harapkan.
ah, kita sama-sama sedang berproses. InsyaaAllah kita bisa meraih cinta Allah dan ridhoNya.
Walau kita sedang berjauhan, Annur akan selalu berdo'a dan menjadi tim support untuk mba twiin ❤
Semangat berpuasa, menjadi kepompong dan mengumpulkan kekuatan untuk menjadi kupu-kupu cantik nan tangguh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar