Minggu, 25 Juli 2021

JURNAL KUPU-KUPU : PEKAN KETUJUH

 Bismillahirrahmanirrahim..

Nulis ini di pos ronda nyari sinyal..hiks

Annur belum bisa mewarnai kupu-kupu Annur, udah terbayangkan cuma belum bisa pegang hape lama. insyaaAllah Annur lengkapi 🙏


Untuk kemajuan mentor dan mentee Alhamdulillah udah.. ada di FB Annur.. soon insyaaAllah Annur copas ke sini ya..


Sekalian mau menulis kan beberapa yang kurang. 

Qodarullah lagi sulit banget sinyal di rumah.


Pekan ini, menceritakan perasaan melalui gambar kupu-kupu. Mungkin begitulah perasaan annur. Dan tentunya BIRU itu adalah warna favorit Annur selain hijau.

Sejujurnya, sebelum pekan ini ada beberapa yang Annur amati di sekitar rumah Annur. Ya, si kupu-kupu asli. Annur menjumpai berbagai macam kupu-kupu. Mereka cantik dengan ukuran, bentuk dan corak yang beragam. Annur merenungkan tentang sesuatu sambil melihat mereka menari-nari di sekeliling Annur. Bahkan Annur mengamati cukup lama dan sempat memvideokan serta mengambil gambar mereka. Satu hal yang Annur sukai, mereka gesit saat terbang. 

Annur jadi serius membayangkan di kelas bunda cekatan ini kan kita sedang berada di hutan kupu-kupu cekatan. Tapi di real life pun kupu-kupu memang secekatan itu. Annur sebenernya pengen menggambarkan beberapa jenis kupu-kupu yang Annur temui, mungkin gambarnya gak 100% mirip. Tapi semoga mewakili apa yang Annur lihat, insyaaAllah nanti Annur update lagi ya gambarnya.

Sementara ini, Annur akan menceritakan tentang mereka melalui kata-kata Annur. Ada kupu-kupu besar sekali, kira-kira ukurannya setelapak tangan Annur. Warnanya hitam, sayapnya seperti terbagi empat bagian lengkungan, eh tunggu di bagian bawah sayapnya seperti ada ekor lengkung. Coraknya ada lingkaran putih beberapa, ada garis seperti kecoklatan. Terbangnya begitu cepat, sampai-sampai Annur tak bisa mengamati dengan serius, karena sekelebat saja.

Ada kupu-kupu yang sering Annur jumpai dalam beberapa hari. warna sayap bagian luarnya coklat, warna sayap dalamnya atau atas itu bercorak. Dominasi warna hitam dengan warna coklat di bagian bawahnya. Ada warna sedikit keemasan di perpaduan coklat dan hitam.

Lalu, ada di kupu-kupu yang Annur kira sedang beristirahat. Dia hinggap dan terdiam di bawah daun jati samping rumah. Annur bisa leluasa mengamatinya dari bawah. Sambil ayunan, Annur mengamati coraknya yang mirip cheetah. Warna coklat dengan tutul-tutul atau lingkaran hitam.

Ada kupu-kupu mungil kecil berawarna kuning cerah, ini juga banyak banget. Sedihnya Annur melihat salah satu dari mereka dimakan sama sejenis cicak pohon. Kupu-kupu ini sering terlihat di bunga-bunga yang tumbuh liar bersama rumput.

Saat Annur mengamati kupu-kupu ini, Annur teringat akan ayat Al Qur'an.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an Surat As-Sajdah : 27

 

أَوَلَمْ يَرَوْا أَنَّا نَسُوقُ الْمَاءَ إِلَى الْأَرْضِ الْجُرُزِ فَنُخْرِجُ بِهِ زَرْعًا تَأْكُلُ مِنْهُ أَنْعَامُهُمْ وَأَنْفُسُهُمْ ۖ أَفَلَا يُبْصِرُونَ

 

Dan tidakkah mereka memperhatikan, bahwa Kami mengarahkan (awan yang mengandung) air ke bumi yang tandus, lalu Kami tumbuhkan (dengan air hujan itu) tanam-tanaman sehingga hewan-hewan ternak mereka.dan mereka sendiri dapat makan darinya. Maka mengapa mereka tidak memperhatikan?


Tidak ada komentar:

Posting Komentar