Rabu, 06 Oktober 2021

JURNAL #2 BUNDA PRODUKTIF

 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh


Aiih, udah ngejurnal lagi setelah libur sepekan karena suasana riuh nya pemilu di Hexagon City 🎉


Baiklah, Annur mau setor lagi..


Pemilu di Hexagon City ini sangat unik. Sepertinya semua Hexagonia gembira dengan adanya pemilu ini.


Annur tahun lalu melihat betapa ramenya panggung pemilu Bunda Produktif batch #1. Dan alhamdulillah tahun ini bisa merasakan langsung. Untuk pemilu kali ini Annur tidak ingin terlibat menjadi calon walikota, tim sukses maupun tim penggembira.

Annur memilih jadi warga biasa saja, sambil mengamati dalam diam. Soalnya Annur juga banyak jadwal di dunia nyata 🤭

Nah, pas kemarin ada live dari ibu dan bapak sebagai pengamat atau analisa pemilu. Annur sempat bergabung tapi gak bisa sampai akhir karena sinyal. Dan kebetulan belum bisa keluar rumah untuk mencari sinyal seperti biasanya karena harus istirahat menjelang operasi.


Beberapa point sudah Annur tuliskan pada template di atas. Akan tetapi penjabaran atau tulisan lebih lengkapnya ada di kertas yang Annur pakai buat nulis. Coba nanti Annur cari dulu ya..hehe


Dan gak ngerti naruh bukunya dimana. Soalnya sebelum ke Rumah sakit kemarin masih di kamar. Terus anak-anak kan di rumah. Jadi ya udah kalau mereka di rumah tanpa diriku apa yang terjadi pada buku-buku dan semua peralatan emaknya.. ha-ha-ha


Annur tulis seinget Annur ya. 

1. Pemilu hendaknya dilaksanakan dengan gembira. Karena kita memiliki hak untuk memilih tanpa paksaan. Kita bisa melihat calon-calon yang ada serta apa yang ada pada mereka. Kita bisa lihat pengalaman mereka juga apa saja karya mereka.

2. Memilih sesuai apa yang sedang dibutuhkan di Hexagon City. Jadi tidak memilih dengan membandingkan satu calon dengan lainnya. Namun, pilih berdasarkan Hexagon City saat ini butuh Karakter pemimpin seperti apa. Karena, bisa jadi saat ini butuh A namun berikutnya butuh yang B. Jadi gak bisa membandingkan satu dengan lainnya. Dan karakter pemimpin yang dipilih itu merupakan cerminan warganya. Karena karakter pemimpin akan mempengaruhi warganya juga.

3. Siapapun yang terpilih, itulah yang saat ini dibutuhkan jadi kita harus saling mendukung. Tidak terpaku pada sukuisme cluster. Misal kita memilih karena calon tersebut dari cluster yang sama dengan kita. Tidak seperti itu, namun kita pilih berdasarkan apa yang kita butuhkan saat ini. Bukankah kita ingin Hexagon City yang lebih baik lagi? Jadi hilangkan rasa sukuisme cluster.


Nah itu sih point yang Annur inget, meskipun masih banyak poin lainnya yang Annur catat. Tapi kok gak ketemu bukunya. Huhu


Tidak ada komentar:

Posting Komentar