Jumat, 29 Januari 2021

Jurnal Telur-Telur Pekan Ketiga : Telur Orange

 Bismillah,

Mau nulis panjang nih Annur termasuk revisian Telur Merah karena Annur baru ngeuh..wkwkwk

Setelah kemarin sempet mikir, ini ada yang aneh deh dan bener aja Annur menemukan keanehan itu. Dan Annur revisi deh telur merah nya..

Annur nitip gambar dulu deh.. nanti Annur jelasin panjang lebar.


*Update 30 Januari 2020

Okay, Annur udah di depan netbook sore ini. Cuaca di luar mendung, sambil ngetik dan nunggu live di grup Kelas Literasi Ibu Profesional dimuali.

Kemarin Annur baru sempet nitip gambar aja, dan kemarin nulis pakai HP. Jadi kalau mau nulis panjang lebar terasa kurang enak aja, jari-jari kurang leluasa menari-nari. #tsaahh

Nah, begini cerita perjalanan Telur Orange atau Telur Jingga ini. Annur mengalami kebingungan waktu memahami tugas telur orange ini. Judulnya Temukan Cara Belajarmu tapi tugasnya Tuliskan minimal 1 dan maksimal 5 ilmu yang ingin kita kuasai berkaitan dengan pilihan ketrampilan kita. 

What? Annur sengaja bold kata pilihan ketrampilan, karena disitu Annur baru nyadar kebalik ngerjain tugas ini. Ya, walaupun di Institut Ibu Profesional ini gak ada salah dan benar dalam mengerjakan tugas. Kita bebas merdeka belajar, tapi kita jadi tau salah kita sendiri dan kita harus benerin sendiri. Seru kan? Ini yang Annur suka dari belajar di Institut Ibu Profesional.

Lalu inilah revisian Telur Merah Annur.

 


pada PENTING dan MENDESAK, Annur tulis beberapa ketrampilan. Sebelumnya Annur tulis ilmunya yang Annur butuhkan, bukan ketrampilannya. Eh, ternyata di Telur Orange ini ilmu yang akan kita kuasai. Baiklah..

Pertama, KETRAMPILAN BERBICARA DAN BERBAHASA
Jujur ini perlu Annur kuatkan untuk mendukung Telur Hijau Annur yang Annur SUKA dan BISA yaitu NGOBROL DENGAN SUAMI. Juga Bermain dengan anak serta menyemangati dan berbagi pengalaman dengan orang lain. Kalau Annur gak terampil berbicara dan berbahasa tentu akan terjadi miskomunikasi. Untuk itu Annur perlu ketrampilan berbicara dan berbahasa.

Kedua, KETRAMPILAN MEMBUAT JURNAL DAN PORTOFOLIO.
Annur merasa perlu dan butuh menguatkan ketrampilan ini. Anak-anak terutama kakak Aghnia sudah tidak minat dengan kegiatan daring sekolahnya. Jadi Annur ingin membuat jurnal dan portofolio serta kurikulum personalnya. Ini berkaitan dengan telur hijau Annur yang suka bikin agenda atau plan. Annur lebih seneng teratur, meski kadang gak bisa perfect mirip yang udah di agendakan. Cuma hasil akhir dari sebuah agenda adalah wajib bahagia semua.

Ketiga, MENYIAPKAN MAKANAN SEHAT DAN CEPAT.
Ya, Annur merasa perlu mengasah ketrampilan ini. Annur mengalami masalah di pencernaan beberapa waktu terakhir ini. Banyak sekali yang harus dirubah. Termasuk pola makan dan makanan yang harus di konsumsi. Tidak diperbolehkan lagi makan yang pedas terlalu pedas dan sering juga bersantan, berminyak. Jadi ketrampilan ini sangat mendesak untuk diasah.

Keempat, BERSABAR dan BICARA LEMBUT.
Ini masuk ke ranah hati, qolbu. Bagaimana Annur mengelola hati untuk bersabar dan menghasilkan bicara yang lembut. Kadang Annur merasa sering lepas kontrol, kalau lagi bete atau pas PMS. Berbicara kadang suaranya out of control. Nanti ujungnya nyesel juga :D. Jadi Annur merasa perlu BANGET buat mengasah ketrampilan ini. Apalagi jika jadwal atau agenda tidak berjalan sesuai dengan rencana. Atau karena rumah dan tugas berantakan dan numpuk. Bisa langsung uwooow..hihi. So, Annur sangat butuh ketrampilan ini untuk diasah.

Kelima, TEPAT WAKTU dan BERSEGERA.
Nah, ini dia. Annur suka molor waktu, kadang kalau asyik melakukan sesuatu ya fokusnya di situ aja. Padahal kan harus melakukan aktivitas lainnya juga. Annur perlu banget ini, buat melatih tepat waktu dan bersegera. Agar agenda dan jadwal yang udah dibuat bisa berjalan dengan lancar.

Nah, itulah TELUR MERAH hasil revisinya Annur.

Ini dia 5 TELUR MERAH ANNUR

yuuk, kita beralih ke TELUR ORANGE atau JINGGA ini.
Sebelum Annur melanjutkan petualangan mencari TELUR ORANGE, Annur akan mengambil kompas dulu. Annur akan melihat kompas dulu, STRONG WHY Annur.
Apa sih tujuan belajar Annur?


TUJUAN BELAJAR ANNUR
Alasan terkuat Annur untuk menguasai ketrampilan yang Annur sebutkan di Telur Merah adalah "Tercipta rumah yang nyaman. Penghuni rumah yang sehat, produktif, kreatif, solutif, supportif, kolaboratif, edukatif, disiplin dan bahagia."

ILMU YANG ANNUR PERLUKAN
Untuk mencapai tujuan tersebut, Annur memerlukan beberapa ilmu. Diantaranya :
Manajemen Qolbu
Manajemen Waktu
Komunikasi Produktif
Kurikulum Personal
Food Preparation

SUMBER ILMU
Annur akan cari ilmu untuk menata puzzle ilmu yang Annur perlukan dengan cara membaca
Al- Qur'an, Buku, melihat materi di Youtube, Materi kelas-kelas belajar, Materi Bunda Sayang Komunikasi Produktif, Teman atau orang yang sudah berpengalaman.

CARA BELAJAR 
Biasanya Annur belajar dengan cara membaca, mendengarkan, tulis ulang atau merangkum materi, mendiskusikan dengan suami atau teman/mentor yang bersangkutan dengan ilmu yang Annur pelajari, mempraktekannya dan terakhir mengevaluasi hasilnya. Tapi Annur akan mencari cara yang pas dan Annur banget untuk belajar ilmu yang berbeda-beda ini.



Nah 5 Telur Orange ini adalah Tugas yang keliru,hehe. Annur copas saja ya dari tugas kemarin. Kenapa Annur perlu menguasai lima ilmu ini.


1. Manajemen Qalbu

Awalnya Annur pikir untuk menuliskan Manajemen Emosi. Tapi setelah Annur renungkan, ada yang lebih penting dan mendesak. Apa itu? tentu saja kebahagiaan Annur menjalani aktifitas yang Annur lakukan. Maka Annur akan mengasah ilmu Manajemen Qalbu. Dimana itu menjadi sumber segala emosi, segala rasa, segala intuisi, segala hal yang menyangkut hati. Ini bagi Annur, lebih dari sekedar Manajemen Emosi. Annur ingin menjadi individu, anak, istri, dan ibu yang bahagia. Dan bahagia yang sesungguhnya bersumber dari hati, yang penuh syukur, jiwa yang tenang, dan tidak merasa kemrungsung. Annur ingin bicara dengan lembut dan banyak bersabar mendampingi anak-anak dan suami serta mengurus rumah.

2. Manajemen Waktu

Ini selalu dan selalu Annur otak-atik. Di tahun 2020 saja Annur bolak-balik ganti jadwal dan merubah agenda harian. Ilmu manajemen waktu jelas sangat penting dan mendesak. Annur merasa waktu yang Annur miliki belum maksimal digunakan untuk kebaikan. Belum bermanfaat bagi diri secara utuh, bagi orang-orang terdekat. Annur ingin punya waktu yang produktif, tidak membuang-buang dan menyia-nyiakan waktu. Bersegera melakukan agenda selanjutnya jika agenda yang sebelumnya telah selesai. Ingin lebih bijak menggunakan waktu agar tidak kebanyakan scrolling medsos atau membaca yang tak penting. Annur ingin lebih banyak waktu untuk belajar dan mengajari anak-anak.

3. Kurikulum Personal

Karena Annur suka belajar hal baru, ilmu ini sangat Annur butuhkan agar Annur bisa memangkas yang perlu Annur pelajari segera atau yang bisa nanti di kemudian hari. Kurikulum personal ini tak hanya tentang Annur pribadi, tapi juga anak-anak. Annur berencana membuat kurikulum untuk anak-anak agar mereka tetap enjoy belajar di rumah. Juga kurikulum belajar keluarga, apa yang ingin kami pelajari bersama-sama. Misal membaca Al Qur'an dengan bacaan yang benar.

4. Komunikasi Produktif

Segala sesuatu butuh komunikasi yang baik. Dan komunikasi produktif menjadi salah satu jalan mencapai hubungan yang baik, interaksi yang erat dan tentu saja kehidupan yang bahagia sebagai goalsnya. Pernah mengalami kekacauan karena salah paham? untuk itulah skill berkomunikasi produktif ini perlu dan wajib Annur asah. Walaupun di kelas Bunda Sayang yang lalu Annur mampu melakukannya dengan konsisten dan berdampak lebih baik bagi komunikasi Annur dengan keluarga, namun sering juga Annur keceplosan dan lepas kendali. Jadi Annur putuskan untuk memeplajari ilmu Komunikasi Produktif ini. Semangat.

5. Food Preparation

Loh kok? Iya! Annur emang gak suka masak. Iya, memasak masuk ke kuadran bisa tapi tidak disukai. Tapi kan kalau Annur gak memasak lalu siapa yang mau masak? Memang sih suami kadang bantuin dan mengambil alih urusan masak ini. Tapi Annur gak rela liat pantat panci gosong, teflon mbaret dan pantatnya gosong. Belum lagi rasa yang kadang gak cocok di lidah Annur. Maka Annur putuskan untuk menjadikan ini sebagai ilmu yang akan Annur pelajari. Ini juga karena Annur mulai mendapat teguran dengan sakit asam lambung yang bikin gak enak banget di badan. Akhirnya Annur ingin mencoba mengubah pola makan,kebutuhan gizi yang sesuai dan tentunya menghasilkan makanan yang sehat dari dapur. Karena alasan Annur gak suka masak itu waktu yang lama, maka Annur gunakan Food Preparation ini untuk memangkas waktu di dapur. Dan mood Annur akan terjaga jika tidak lama di dapur tapi bisa menghasilkan masakan yang sehat dan enak. Jadi untuk ketrampilan memasak yang enak, sehat dan cepat perlu ilmu food preparation ini.



Okay, begitulah perjalanan menjelajahi hutan kupu-kupu ajaib untuk menemukan Telur Orange. Dan seru sekaliiiiii. Gak sabar nunggu telur selanjutnya <3 

#institutibuprofesional

#hutankupucekatan

#telurorange

#temukancarabelajarmu




Sabtu, 23 Januari 2021

Jurnal Telur-Telur Pekan Kedua : Petualangan Mencari Telur Merah

 Bismillah,

Sudah waktunya menjelajah lagi, kali ini menjelajah untuk menguatkan diri di TELUR MERAH. Setelah sebelumnya Annur berbinar-binar menemukan 5 TELUR HIJAU sebagai pijakan kekuatan untuk menjadi BUNDA CEKATAN. 

Di tengah perjalanan jelajah menemukan telur merah ini, ternyata Annur mengingat sesuatu yang tidak Annur tulis saat mencari telur hijau. Yang padahal sesuatu ini membuat Annur berbinar. Termasuk dalam kuadran SUKA dan BISA. Apakah itu? Annur sangat menyukai waktu berkreasi dengan kardus bekas, dengan kain flanel, kain bekas, manik-manik, dan kegiatan crafting lainnya. Ini masuk dalam ranah suka dan bisa, Annur bisa menghabiskan waktu demi membuat sesuatu yang Annur inginkan. Dan ini salah satu aktifitas sejak kecil yang Annur suka dan gak berubah sampai Annur segede ini. Apakah ini termasuk passion? Annur gak yakin sih, mungkin karena Annur belum mengasahnya secara khusus dan fokus.

Suatu saat nanti, insyaaAllah Annur akan mendalami bidang ini dengan serius. Cuma untuk sekarang ini masuk dalam kuadran selanjutnya di telur merah, yaitu kuadran penting dan tidak mendesak. Why? karena Annur merasa ini sangat bisa menambah aliran kebahagiaan, namun untuk sekarang ini tidak mendesak. Karena ada banyak hal lainnya yang lebih mendesak yang ingin Annur kerjakan.

Tapi, kalau Annur amati sejauh ini Aghnia juga tertarik dengan crafting, seni melukis dan menggambar atau art lainnya. Mungkin nanti kita bisa belajar hal ini bersama-sama. Kan dengan memiliki anak kita punya kesempatan belajar lagi bersama-sama dengan mereka yang juga belajar. Ibu belajar dan anak belajar lalu mahir bersama-sama, horaay!

Lanjut yah, Annur akan menceritakan proses membuat prioritas di telur merah. Annur mencoba mengelist beberapa ketrampilan yang ingin Annur asah, tapi ini mungkin saja bisa ada revisi juga di kemudian hari. Untuk sekarang ini, Annur kelompokkan seperti ini dalam 4 kuadran.

1. Penting dan Tidak Mendesak.

2. Penting dan Mendesak

3. Tidak Penting dan Tidak Mendesak

4. Tidak Penting dan Mendesak







Baik, Annur jelaskan alasannya. hehee

Pada kuadran PENTING dan TIDAK MENDESAK.

1. Belajar Desain

Annur menganggap ini penting karena Annur punya impian bisa bikin sebuah komik, animasi untuk anak-anak. Juga pengen bikin sebuah platform maybe di instagram or channel telegram yang isinya tuh hasil desainnya Annur,hehe.

2. Belajar Foto dan Videography

Ini tentunya masih menunjang kegiatan nomor satu ya,hehe. Kalau ini menurut Annur masuk ke kuadran Penting Tidak Mendesak. Tidak harus dilakukan saat ini. Dan Annur bisa memfokuskan pada yang lebih penting dan lebih mendesak.

3. Belajar Berkebun

Jujur saja, Annur punya impian memiliki kebun dan halaman belakang menjadi sbeuah kebun buah dan sayur organik. Tahun lalu keluarga kami berbenah dan mencoba menanam beberapa jenis sayuran. Namun berakhir tidak tumbuh dengan baik. Sedangkan yang tumbuh berakhir habis dimakan hama. Huhu, sedih sekali. Tapi kami tidak menyerah, nanti bisa di coba lagi dan kami perlu belajar menanam. Perlu belajar berkebun, tapi tidak untuk sekarang.


PENTING dan MENDESAK, taraa.. ini dia yang bakal jadi telur merah nantinya.

1. Manajemen Qalbu

Awalnya Annur pikir untuk menuliskan Manajemen Emosi. Tapi setelah Annur renungkan, ada yang lebih penting dan mendesak. Apa itu? tentu saja kebahagiaan Annur menjalani aktifitas yang Annur lakukan. Maka Annur akan mengasah ketrampilan Manajemen Qalbu. Dimana itu menjadi sumber segala emosi, segala rasa, segala intuisi, segala hal yang menyangkut hati. Ini bagi Annur, lebih dari sekedar Manajemen Emosi. Annur ingin menjadi individu, anak, istri, dan ibu yang bahagia. Dan bahagia yang sesungguhnya bersumber dari hati, yang penuh syukur, jiwa yang tenang, dan tidak merasa kemrungsung.

2. Manajemen Waktu

Ini selalu dan selalu Annur otak-atik. Di tahun 2020 saja Annur bolak-balik ganti jadwal dan merubah agenda harian. Ketrampilan manajemen waktu jelas sangat penting dan mendesak. Annur merasa waktu yang Annur miliki belum maksimal digunakan untuk kebaikan. Belum bermanfaat bagi diri secara utuh, bagi orang-orang terdekat.

3. Kurikulum Belajar

Karena Annur suka belajar hal baru, ketrampilan ini sangat Annur butuhkan agar Annur bisa memangkas yang perlu Annur pelajari segera atau yang bisa nanti di kemudian hari. Kurikulum belajar ini tak hanya tentang Annur pribadi, tapi juga anak-anak. Annur berencana membuat kurikulum untuk anak-anak agar mereka tetap enjoy belajar di rumah. Juga kurikulum belajar keluarga, apa yang ingin kami pelajari bersama-sama. Misal membaca Al Qur'an dengan bacaan yang benar.

4. Komunikasi Produktif

Segala sesuatu butuh komunikasi yang baik. Dan komunikasi produktif menjadi salah satu jalan mencapai hubungan yang baik, interaksi yang erat dan tentu saja kehidupan yang bahagia sebagai goalsnya. Pernah mengalami kekacauan karena salah paham? untuk itulah skill berkomunikasi produktif ini perlu dan wajib Annur asah. Walaupun di kelas Bunda Sayang yang lalu Annur mampu melakukannya dengan konsisten dan berdampak lebih baik bagi komunikasi Annur dengan keluarga, namun sering juga Annur keceplosan dan lepas kendali. Jadi Annur putuskan untuk mengasahnya lagi.

5. Food Preparation

Loh kok? Iya! Annur emang gak suka masak. Iya, memasak masuk ke kuadran bisa tapi tidak disukai. Tapi kan kalau Annur gak memasak lalu siapa yang mau masak? Memang sih suami kadang bantuin dan mengambil alih urusan masak ini. Tapi Annur gak rela liat pantat panci gosong, teflon mbaret dan pantatnya gosong. Belum lagi rasa yang kadang gak cocok di lidah Annur. Maka Annur putuskan untuk menjadikan ini sebagai ketrampilan yang akan Annur asah. Ini juga karena Annur mulai mendapat teguran dengan sakit asam lambung yang bikin gak enak banget di badan. Akhirnya Annur ingin mencoba mengubah pola makan,kebutuhan gizi yang sesuai dan tentunya menghasilkan makanan yang sehat dari dapur. Karena alasan Annur gak suka masak itu waktu yang lama, maka Annur gunakan Food Preparation ini untuk memangkas waktu di dapur. Dan mood Annur akan terjaga jika tidak lama di dapur tapi bisa menghasilkan masakan yang sehat dan enak.


TIDAK PENTING dan TIDAK MENDESAK

1. Mengejar target penjualan

Iya, Annur masukkan ke kuadran ini. Setelah Annur pikir-pikir, ini membuat Annur lelah. Meski Annur bahagia saat berjualan dan mendapatkan customer baru. Namun Annur gak mau terlalu ngoyo dengan target sampai melalaikan tugas Annur yang lebih penting. 

2. Memaksa suami membuat visi misi terbaru secara rinci

Akhirnya Annur melepaskan ego Annnur yang satu ini, setelah mendapat penjelasan dari ustadz Harry mengenai batas kita menyadari visi misi kita diciptakan untuk apa. Bukan berarti berhenti berpikir, namun memberi suami waktu untuk merenungkannya sendiri tanpa campur tangan Annur. Fitrah yang akan menuntunnya menemukan visi misi itu. Bukan karena paksaan dan permintaan. Annur hanya berdo'a semoga visi misi kita bisa selaras agar kita tetap on track dan dalam jalur perjuangan yang sama. Annur pasrahkan pada sang maha Cinta untuk merawat cinta kita.

3. Membeli perlengkapan rumah tangga, baju dan handphone baru.

Awalnya kami mikir mau renovasi rumah, eh maksudnya menyelesaikan pembangunan rumah. Karena rumah kami sampai saat ini belum selesai dibangun. Nah, ternyata ada pandemi yang juga memangkas pendapatan. Lalu perlengkapan rumah tangga yang mulai rusak seperti alat masak, magic com, kipas angin, dll. serta handphone dan netbook yang Annur pakai juga sudah harus lembiru. Tapii, demi menjaga keuangan kami yang belum stabil ini, kami memasukkan dalam ranah tidak penting dan tidak mendesak. Loh ini masuk ke ketrampilan emangnya ? hehe, Annur anggap sih iya. Soalnya bersangkutan dengan ketrampilan menata rumah, ketrampilan memasak dll. hahaha


TIDAK PENTING dan MENDESAK

1. Belajar Bahasa Asing

Saat ini tidak penting karena kami tidak menggunakannya dalam keseharian, tapi sangat mendesak. Misal bahasa Arab, kita memang gak menggunakan dalam keseharian. Tapi kan tiap baca Al Qur'an kita sebaiknya memahami apa yang sedang kita baca. Apalah arti membaca tanpa memahami maknanya..*tsaah.. hahaha. Selain itu Aghnia juga sudah mulai tertarik dengan bahasa inggris. Emak kudu belajar!

2. Belajar Berbenah

Saat ini gak terlalu penting tapi sangaat mendesak. huhu help! Annur harus berbenah file, baju yang gak layak pakai, barang yang numpuk. Dan masih banyak yang harus dibenahi. Semoga bisa sambil jalan.

3. Belajar Bikin Jurnal

Ini bukan berarti gak penting, cuma saat ini Annur bisa mengekesampingkan sejenak. Ini jurnal Annur pribadi ya, kalau jurnalnya anak-anak tentu sangat penting. Nah, jurnal Annur ini mendesak karena untuk mencatat pencapaian Annur. Sama kayak nulis jurnal buncek ini kan masuk ke mendesak tapi ada waktu untuk mengerjakannya. Jadi bisa dikerjakan saat lagi selow. Nulis panjang gini ya butuh waktu berjam-jam euy. pegel juga ternyata :D



5 Butir telur Merah Annur

Akhirnya selesai juga Annur bikin Jurnal Telur Merah ini, dan kelima telur ini saling berhubungan satu sama lain.
Annur sebagai manager keluarga butuh ilmu manajemen qalbu dan manajemen waktu yang baik. Agar segala urusan kegiatan bisa berjalan lancar dengan bahagia. Di dukung dengan komunikasi yang produktif untuk menghasilkan kurikulum belajar dan food preparation yang luar biasa bagi diri Annur, suami dan juga anak-anak.
Harapannya dengan lima butir telur merah ini, Annur semakin terampil dalam waktu dekat ini semakin semangat merubah kebiasaan yang jelek ke kebiasaan yang baik. Dan semakin baik tiap harinya.

#jurnaltelurmerah
#institutibuprofesional
#hutankupucekatan
#telurmerah
#temukanterampilmu


Jumat, 22 Januari 2021

Menuju Bunda Cekatan : Memulai dengan pencarian telur hijau.

Bismillah,
horay.. akhirnya pekan pertama di bunda cekatan batch dua ini dimulai. Annur akan memulai petualangan di hutan kupu-kupu ajaib. Dan Annur butuh bekal untuk berpetualang. 




Taraa.. inilah ransel yang sudah disiapkan oleh Magika untuk semua petualang Hutan Kupu-Kupu Ajaib. Tentunya sudah ada bekalnya juga.

 



Pertama, sebelum kita berpetualang. Kita harus tanya ke diri kita masing-masing kenapa kita harus ikut berpetualang di hutan kupu-kupu ajaib ini?yah, kita harus tentukan dulu 'Strong Why' nya ini, kenapa kita harus ikut berpetualang?
Annur ikut berpetualang kali ini karena butuh sekali. Annur merasa lemot menjalankan rutinitas keseharian, kadang merasa sehari 24 jam masih kurang. Astaghfirullah.. padahal harusnya bisa maksimal dan menjadikan setiap hari dijalankan dengan penuh kebahagiaan juga kebermanfaatan.
Semangat untuk melangkah di petualangan yang asyik ini.Tahap pertama selama 4 pekan ini adalah tahap telur-telur.


tahap telur-telur


Tugas pertama pun akhirnya tayang juga. Pertama kami harus melacak kekuatan dengan mengisi 4 kuadran aktifitas untuk menemukan maksimal 5 telur hijau. 4 kuadran ini adalah1. Bisa dan tidak suka2. Bisa dan suka3. Tidak bisa dan suka4. Tidak bisa dan tidak suka 
Setelah berhari-hari Annur merenungkan untuk mengisi kuadran aktifitas ini. Mulai dari tanya ke diri sendiri sampai memastikan dengan tanya pendapat suami. Akhirnya Annur ketemu dengan jawaban yang perlu Annur tulis beberapa aktifitas ini. Walaupun sebenarnya mungkin suatu saat nanti ini juga bisa berubah ya. Tapi untuk saat ini, Annur mantap menggolongkannya begini.



Pada kuadran BISA dan TIDAK SUKA :
1. Mencuci
Baik mencuci piring ataupun mencuci baju, Annur bisa tapi entah kenapa Annur kurang suka. Ini aktifitas wajib yang harus dilakukan, tapi membuat Annur tidak enjoy. Sepertinya sih Annur harus menemukan kunci untuk menyukainya. Karena kalau sudah suka kan jadi enjoy mengerjakannya.

2. Memasak
Sejujurnya Annur kadang-kadang menyukai aktifitas ini, tapi karena butuh waktu yang lama untuk menjalankan aktifitas ini akhirnya membuat Annur tidak benar-benar menyukainya. Annur memasak jika mood Annur memang lagi baik dan ada niat buat masak,hehe. 

3. Menyetrika
Gak bisa menjelaskan yang satu ini. Annur bener-bener tidak menyukainya, karena bikin punggung Annur super pegel dan bikin tangan jadi sering kerasa gak enak. Kalaupun disuruh mencari alasan buat menyukainya Annur gak yakin akan menemukannya. haha.. dulu semua pakaian annur setrika, kalau sekarang paling cuma baju suami aja buat kerja dan kemeja serta baju koko. Baju anak dan baju Annur sendiri udah gak di setrika, kecuali baju buat pergi. Semenjak pandemi udah gak menyetrika baju untuk pergi, karena lebih sering di rumah paling kan baju kerja suami aja.

4. Public Speaking
Ini Annur gak yang ekspert gitu, tapi waktu nyoba ternyata Annur bisa. Cuma Annur gak suka.Annur gak suka tampil, walaupun Annur suka berbagi cerita tapi untuk berbicara dengan banyak orang membuat Annur ngos-ngosan. Seperti menghabiskan energi, padahal ya bisa dan senang ngomong untuk berbagi cerita. Tapi gak suka tampil dan menonjol,hehe.

5. Beberes Rumah
Annur suka rumah rapi tapi Annur gak suka beberes. Gimana dong? hehe. Annur merasa bisa beberes rumah dan hasilnya rumah rapi membuat Annur bahagia, tapi proses beberes ini tidak Annur sukai meski Annur bisa. Annur bisa beberes tapi gak suka, karena setiap beberes rumah Annur harus bertemu dengan debu. Sedangkan Annur alergi debu, yang membuat Annur jadi sesak nafas.

6. Olahraga
Huhu, maafkan ya olahraga masuk ke kuadran ini. Annur bisa tapi gak suka. Yang membuat gak suka olahraga itu karena gak terbiasa. Padahal dulu Annur sangat suka olahraga. Tapi terakhir menjadi jarang dan gak suka. Walau tetap Annur lakukan ya meski gak suka. Misal menamani suami badminton, atau menemani anak-anak jalan pagi.
Nah, itu beberapa aktifitas yang Annur masukkan ke kuadran bisa dan tidak suka. Semoga suatu saat nanti ada alasan untuk menyukainya. hehe

BISA dan SUKA, inilah yang akan menjadi 5 telur hijau sebagai sumber kekuatan.
1. Bermain dengan anak-anak
Gatau kenapa dari awal punya anak jadi suka sekali main sama anak. Walaupun kadang mereka ngeselin tapi mereka sungguh menyenangkan. masyaaAllah.
Annur bisa betah berlama-lama main sama mereka.haha

2. Ngobrol dengan suami.
Jangan tanya ngobrolin apa, karena kita kalo ngobrol ngalor ngidul ngetan ngulon. Kadang penting kadang engga, kadang asyik, kadang berakhir debat yang bikin ngambek. Wkwkkw. Tapi kayaknya ini ya yang bikin kita nyaman. Entahlah. Yang jelas ngobrol menjadi salah satu usaha mempererat hubungan. 

3. Membuat plan atau agenda.
Ini Annur suka aja sih, apalagi kalo beneran di jalankan. Asli bikin berbinar-binar. Termasuk membuat jadwal harian. kadang walaupun gak ditulis udah dipikirkan mau ini dan itu.

4. Belajar hal baru.
Annur suka banget ikut kelas belajar, suka banget mempelajari sesuatu yang baru. Walau nanti akhirnya bakal bingung mau di seriusin apa engga. Duuuh..

5. Berbagi pengalaman dan menyemangati orang.
Wah ini kalo diminta cerita Annur bisa banget dan suka. Cerita tentang pengalaman yang udah Annur lalui. Terus menyemangati mereka gitu. Kalo ada yang curhat atau ada yang sharing gitu.hoho

6. Basic Skincare
Baru-baru ini Annur menyukai sekali aktifitas skincare-an. hahaha
sebelumnya cuek, sebenernya Annur mengenal skincare sejak SMK dulu. Cuma gak terlalu mendalami hanya sebatas pakai karena tuntutan sebgai acne fighter. Dulu Annur punya kulit wajah yang penuh jerawat. Suami Annur kalau inget Annur waktu SMK dulu pasti mengejek dengan nyebelin. Padahal wktu SMP itu Annur gak ada jerawat sama sekali. Kapan-kapan Annur tulis di part tersendiri, insyaaAllah,hehe.

TIDAK BISA dan TIDAK SUKA
1. Dipaksa melakukan hal-hal yang gak ingin dilakukan.
kayaknya semua orang juga gak suka ya kalau dipaksa,hehe.

2. Diatur-atur
Bukan berarti Annur tipe pembangkang, cuma Annur gak suka diatur dengan cara dipaksa. Diatur untuk melakukan hal-hal yang Annur gak suka.

TIDAK BISA dan SUKA
1. Rumah rapi
uhuuk.. tiap rapi sepuluh menit kemudian bubar. wkwkwk
Gakpapa, Annur pernah ngerasain anak-anak anteng pas sakit, terus rumah rapi itu rasanya gak enak. Lebih enak liat mereka aktif bermain. Kadang Annur merasa kurang nyaman dengan rumah yang berantakan. Untuk merapikan rumah butuh effort yang lebih, baik tenaga ataupun waktu. Jadi merapikan rumah sebisanya aja. yang Annur anggap Annur suka rumah rapi tapi Annur gak bisa merapikan setiap waktu.

2. Desain Rumah
Annur pernah nyoba aplikasi desain rumah, dan Annur suka sekali. Tapi gak bisa Annur lanjutkan meskipun Annur suka. Karena butuh waktu yang lama juga untuk menghasilkan hasil yang bagus, jadi masuk ke suka tapi gak bisa.

3. Desain Grafis
Sungguh Annur sangat menyukai, tapi merasa gak bisa. Merasa gak maksimal dan hasil yang dihasilkan gak memuaskan. Nanti Annur latihan lagi deh ya. Semoga menghasilkan desain yang kece.

4. Berkebun
Annur nyoba buat menanam, eh zonk. Dimakan sama belalang. Yang di tray box malah gak berkembang. Jadi mungil terus tanamannya meski sudah berbulan-bulan lamanya. Apalagi sempet di acak-acak ayam dan kucing. Sedih banget deh, padahal nyari bibit dan benihnya penuh perjuangan banget. Hujan-hujanan ke Kutoarjo naik sepeda motor berempat. Berangkat siang pulang sampe rumah tengah malam. Walau kami tetep enjoy dan ceria,hahaha. Bawa bibit di depan gitu, anak-anak berdempetan di depan dengan bibit dan di tengah. MasyaaAllah..

5. Bahasa Asing
Annur suka banget sama bahasa arab, bahasa jepang, inggris, mandarin, jerman, perancis dll. Tapi belum punya kesempatan buat fokus mempelajarinya. Waktu sekolah dulu tentu Bahasa Inggris dipelajari tapi sudah lupa sekarang, karena jarang digunakan. Bahasa mandarin juga Annur sempat mempelajari di SMK. dan sekarang udah lupa juga,hehe. Saat ini Annur ikut kelas Bahasa Arab secara online. Beberapa tahun lalu juga sempet ikut kelas online, tapi gak tuntas karena gak fokus juga.

6. Video dan Fotography
Annur suka banget, cuma belum mempelajari secara mendalam. Sudah ikut kelas online juga cuma belum maksimal juga prakteknya. InsyaaAllah tetep semangat buat belajar lagi.

nah itu tadi yang Annur pertimbangkan dan Annur putuskan untuk memasukkan di masing-msing kuadran aktifitas. 

5 Telur hijau pilihan Annur

Alhamdulillah akhirnya ketemu juga telur hijaunya..