Bismillah,
Mau nulis panjang nih Annur termasuk revisian Telur Merah karena Annur baru ngeuh..wkwkwk
Setelah kemarin sempet mikir, ini ada yang aneh deh dan bener aja Annur menemukan keanehan itu. Dan Annur revisi deh telur merah nya..
Annur nitip gambar dulu deh.. nanti Annur jelasin panjang lebar.
*Update 30 Januari 2020
Okay, Annur udah di depan netbook sore ini. Cuaca di luar mendung, sambil ngetik dan nunggu live di grup Kelas Literasi Ibu Profesional dimuali.
Kemarin Annur baru sempet nitip gambar aja, dan kemarin nulis pakai HP. Jadi kalau mau nulis panjang lebar terasa kurang enak aja, jari-jari kurang leluasa menari-nari. #tsaahh
Nah, begini cerita perjalanan Telur Orange atau Telur Jingga ini. Annur mengalami kebingungan waktu memahami tugas telur orange ini. Judulnya Temukan Cara Belajarmu tapi tugasnya Tuliskan minimal 1 dan maksimal 5 ilmu yang ingin kita kuasai berkaitan dengan pilihan ketrampilan kita.
What? Annur sengaja bold kata pilihan ketrampilan, karena disitu Annur baru nyadar kebalik ngerjain tugas ini. Ya, walaupun di Institut Ibu Profesional ini gak ada salah dan benar dalam mengerjakan tugas. Kita bebas merdeka belajar, tapi kita jadi tau salah kita sendiri dan kita harus benerin sendiri. Seru kan? Ini yang Annur suka dari belajar di Institut Ibu Profesional.
Lalu inilah revisian Telur Merah Annur.
Nah 5 Telur Orange ini adalah Tugas yang keliru,hehe. Annur copas saja ya dari tugas kemarin. Kenapa Annur perlu menguasai lima ilmu ini.
1. Manajemen Qalbu
Awalnya Annur pikir untuk menuliskan Manajemen Emosi. Tapi setelah Annur renungkan, ada yang lebih penting dan mendesak. Apa itu? tentu saja kebahagiaan Annur menjalani aktifitas yang Annur lakukan. Maka Annur akan mengasah ilmu Manajemen Qalbu. Dimana itu menjadi sumber segala emosi, segala rasa, segala intuisi, segala hal yang menyangkut hati. Ini bagi Annur, lebih dari sekedar Manajemen Emosi. Annur ingin menjadi individu, anak, istri, dan ibu yang bahagia. Dan bahagia yang sesungguhnya bersumber dari hati, yang penuh syukur, jiwa yang tenang, dan tidak merasa kemrungsung. Annur ingin bicara dengan lembut dan banyak bersabar mendampingi anak-anak dan suami serta mengurus rumah.
2. Manajemen Waktu
Ini selalu dan selalu Annur otak-atik. Di tahun 2020 saja Annur bolak-balik ganti jadwal dan merubah agenda harian. Ilmu manajemen waktu jelas sangat penting dan mendesak. Annur merasa waktu yang Annur miliki belum maksimal digunakan untuk kebaikan. Belum bermanfaat bagi diri secara utuh, bagi orang-orang terdekat. Annur ingin punya waktu yang produktif, tidak membuang-buang dan menyia-nyiakan waktu. Bersegera melakukan agenda selanjutnya jika agenda yang sebelumnya telah selesai. Ingin lebih bijak menggunakan waktu agar tidak kebanyakan scrolling medsos atau membaca yang tak penting. Annur ingin lebih banyak waktu untuk belajar dan mengajari anak-anak.
3. Kurikulum Personal
Karena Annur suka belajar hal baru, ilmu ini sangat Annur butuhkan agar Annur bisa memangkas yang perlu Annur pelajari segera atau yang bisa nanti di kemudian hari. Kurikulum personal ini tak hanya tentang Annur pribadi, tapi juga anak-anak. Annur berencana membuat kurikulum untuk anak-anak agar mereka tetap enjoy belajar di rumah. Juga kurikulum belajar keluarga, apa yang ingin kami pelajari bersama-sama. Misal membaca Al Qur'an dengan bacaan yang benar.
4. Komunikasi Produktif
Segala sesuatu butuh komunikasi yang baik. Dan komunikasi produktif menjadi salah satu jalan mencapai hubungan yang baik, interaksi yang erat dan tentu saja kehidupan yang bahagia sebagai goalsnya. Pernah mengalami kekacauan karena salah paham? untuk itulah skill berkomunikasi produktif ini perlu dan wajib Annur asah. Walaupun di kelas Bunda Sayang yang lalu Annur mampu melakukannya dengan konsisten dan berdampak lebih baik bagi komunikasi Annur dengan keluarga, namun sering juga Annur keceplosan dan lepas kendali. Jadi Annur putuskan untuk memeplajari ilmu Komunikasi Produktif ini. Semangat.
5. Food Preparation
Loh kok? Iya! Annur emang gak suka masak. Iya, memasak masuk ke kuadran bisa tapi tidak disukai. Tapi kan kalau Annur gak memasak lalu siapa yang mau masak? Memang sih suami kadang bantuin dan mengambil alih urusan masak ini. Tapi Annur gak rela liat pantat panci gosong, teflon mbaret dan pantatnya gosong. Belum lagi rasa yang kadang gak cocok di lidah Annur. Maka Annur putuskan untuk menjadikan ini sebagai ilmu yang akan Annur pelajari. Ini juga karena Annur mulai mendapat teguran dengan sakit asam lambung yang bikin gak enak banget di badan. Akhirnya Annur ingin mencoba mengubah pola makan,kebutuhan gizi yang sesuai dan tentunya menghasilkan makanan yang sehat dari dapur. Karena alasan Annur gak suka masak itu waktu yang lama, maka Annur gunakan Food Preparation ini untuk memangkas waktu di dapur. Dan mood Annur akan terjaga jika tidak lama di dapur tapi bisa menghasilkan masakan yang sehat dan enak. Jadi untuk ketrampilan memasak yang enak, sehat dan cepat perlu ilmu food preparation ini.
Okay, begitulah perjalanan menjelajahi hutan kupu-kupu ajaib untuk menemukan Telur Orange. Dan seru sekaliiiiii. Gak sabar nunggu telur selanjutnya <3
❤
#institutibuprofesional
#hutankupucekatan
#telurorange
#temukancarabelajarmu









