Selasa, 27 Agustus 2019

Aliran Rasa Level 5

Alhamdulillah tantangan level 5 sudah berakhir. Alhamdulillah target untuk membuat Aghnia dan dek Afa gemar membaca terpenuhi. Masyaa Allah, bahkan mereka yang menuntut untuk waktu membaca. Ditemani atau dibacakan, bahkan terkadang walau emaknya sedang sibuk mereka membuka buku dan membaca berdasarkan gambar yang ada bercerita tentang isi buku dengan ekspresi yang lucu.

Tantangan ini memang tidak mudah, awalnya hanya menyiapkan buku untuk daftar yang akan dibaca. Lama-lama buku yang di daftar habis jadi ambil buku yang ada di kamar Aghnia. Kebetulan dari awal tantangan kami membuat sebuah rak buku mini dari kardus. Dan diletakkan di pojok kamar tepi tempat tidur. Waktu selesai membuat rak buku itu sudah larut malam, Aghnia dan dek Afa sudah terlelap tidur. Pagi hari mereka bangun dengan mata yang berbinar. Ada yang baru..

Mereka masih tidur bersama kami, dan rak buku yang biasanya ada di kamar Aghnia.Maka dari itu kami berusaha membuat rak buku mini dengan tujuan buku bisa diambil sewaktu akan tidur atau bangun tidur. Akhirnya, anak-anak terbiasa mengambil buku saat bangun tidur dan menjelang tidur.

Adek Afa pun ikut senang mengambil buku bacaan, malah pada akhirnya mereka suka rebutan untuk dibacakan buku yang mereka ambil masing-masing.

Di hari ke 9 dan 10 Aghnia membaca buku bersama tantenya karena emaknya ikut konferensi ibu profesional, abi nya kerja. Tante nya laporan bahwa Aghnia selalu minta dibacakan terus sampai berulang kali. Sebelum tidur dia bercerita lagi tentang isi buku.


Saat memasuki hari terakhir tantangan emak sedikit tidak enak badan, tapi Aghnia masih semangat untuk minta dibacakan. Dan, mau tidak mau emak membacakan di tempat tidur. hehe..
kata Aghnia "mi, dibacain sambil bobok aja".

Ada yang Annur tangkap dari tantangan level 5 ini, kalau kita ingin anak-anak suka dan jatuh cinta dengan membaca. Kita harus membuat anak ini penasaran dengan buku bacaaan. Buat hal yang seru.

Temukan satu buku yang membuat anak jatuh cinta dan akhirnya ingin membaca lagi dan lagi


#Aliranrasalevel5

Sabtu, 24 Agustus 2019

Tantangan 10 Hari Bunda Sayang Level 5 ( Day #17 )

Seharian ini Aghnia bermain..


Pagi tadi dia sempat mengambil buku untuk dibaca bersama saudaranya 
Tapi malam ini sebelum bobok saat ditawarkan mau baca buku apa engga dia jawab enggak.

Sepertinya hari ini dia sangat kecapaian

Pagi sampai siang bermain. Siang sampe sore ikut ke acara resepsi temen abinya.

Katanya, mau bobok aja. Bahkan sempat tantrum juga. Aghnia itu kalo di Kendal suka bosen. Dia merasa gak nyaman. Itu kelihatan banget. Dia gak betah lama lama ada di Kendal. Pengen nya selalu pulang ke Kulonprogo 


Tadi buku yg di baca masih tetap sama, aku cinta al Qur'an 

Karena Aghnia hanya membawa buku itu dan tadi dia menceritakan isinya kepada sepupu nya. Sepertinya dia sudah hafal sama ceritanya 


Oh iya tadi juga sempat mampir ke rumah sepupu ya yang di daerah Kaliwungu. Tapi ya itu gak betah lama lama.

Ami gak sempet foto in dia baca.

Jumat, 23 Agustus 2019

Tantangan 10 Hari Bunda Sayang Level 5 ( Day #16 )

Hari ini Aghnia dan dek afa akan mudik ke Kendal dulu.

Setelah pulang sekolah Aghnia dijemput, setelah itu kami Packing untuk keperluan pulang Kendal.
Awalnya aghnia kurang senang. Tapi setelah dijelaskan akan bertemu sepupu sepupu nya dia lumayan tertarik 

Sewaktu akan tidur malam ini, dia bilang ingin dibacakan buku terlebih dahulu.

Buku yg di baca adalah aku cinta al Qur'an dan writing tresno jalaran soko kulino, buku yg di dapat dr konferensi ibu profesional.

Setelah dibacakan aghnia minta bobok. Tapi sebelumnya minta minum dahulu.



#hari16

Kamis, 22 Agustus 2019

Tantangan 10 Hari Bunda Sayang Level 5 ( Day #15 )

"Miii... lihat nih buku kakak banyak!"

Setelah melihat ke arah Aghnia, kok ada buku yang belum pernah lihat.

"kakak, ini buku siapa?"

"buku kakak" polos menjawab.

"loh, ini bukan. ini punya temen kakak ya? besok di kembalikan!" emaknya asal ngomong aja.

"bukan, ini buku kakak"

Setelah mikir sebentar, oh iya!

Itu benar bukunya Aghnia, beli waktu di BBW JEC. Bisa-bisanya emak lupa. Padahal buku itu sengaja dibeli untuk tantangan level 5 ini. Judul bukunya Pandai Membaca. Berharap Aghnia akan pandai membaca buku.

"oh iya, punya kakak ya. maaf ya"

"iya, dibacain ini" nyodorin buku.

Dan akhirnya membuka buku itu, mengenalkan huruf yang ada di dalam buku. Ada gambarnya juga jadi lumayan memudahkan kakak untuk belajar.

namun untuk bentuk huruf memang dibuat menarik dengan Font yang berbeda dan kotak-kotak warna.



Buku selanjutnya dari Shimajiro, Selamat Siang. Buku ini tuh udah lama banget. Tapi Aghnia suka aja sama buku ini. Di dalam buku ini gak hanya sebuah cerita, tapi memperkenalkan Aghnia pada bentuk dan ukuran. Jadi Aghnia belajar membedakan ukuran dan bentuk yang sederhana dari buku ini. Juga belajar menamai benda.


Hari ini di sekolahnya dia belajar mengenai warna dan tekstur pewarna. Dari laporan gurunya dia terlihat kompak dengan teman-temannya.
Ah iya, pulang sekolah tadi juga ceria. Walau pada akhirnya ngantuk ketika belum sampai di rumah.hehe

Sampai hari ini sih semangat membacanya masih oke banget. Besok kita mudik rencananya, ini tantangan banget. Kira-kira di Kendal sana yang ada sepupunya dia masih punya semangat untuk baca gak ya? Semoga tambah semangat.


#hari15

Rabu, 21 Agustus 2019

Tantangan 10 Hari Bunda Sayang Level 5 ( Day #14 )

"miii... ayo bacain lagi!" tiba-tiba Aghnia datang membawa buku. Dan, buku yang paling dia sukai lagi dan lagi. Sepertinya Aghnia suka sekali dengan buku ini. Pemaafnya Rasulullah, kali ini dia minta di ceritakan sebuah cerita pengantar. Tentang seorang anak laki-laki yang bernama Dodi. Hobinya suka mengejek, bahkan dia tak segan mencelakakan temannya. Waktu itu ada Zaki dan Sali yang jadi korban nya. Dan Zaki dibuatnya terjatuh. Tapi Dodi tidak merasa bersalah, bahkan tidak mau meminta maaf. Dia memilih pergi dan tertawa. 

Suatu ketika, dia tidak nampak di sekolah. Lalu Zaki dan Sali bertanya pada tetangga Dodi, ternyata dia sakit. Zaki dan Sali menjenguknya, Dodi merasa kaget dan malu lalu dia meminta maaf pada Zaki dan Sali. Setelah kejadian itu Dodi tidak pernah mengejek Zaki dan Sali lagi. Dia juga jarang mengejek teman-teman lainnya.

Aghnia juga bisa mengerti apa yang diceritakan oleh cerita ini, Aghnia menangkap dengan baik maksud cerita ini. Aghnia mampu membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik.


Sebelum cerita ini, tadi dia minta dibacakan tentang wanita pemarah yang selalu marah saat Rasulullah lewat di depan rumahnya. Bahkan suatu ketika dia sampai melempar kotoran yang dia sapu ke arah Rasulullah. Bahkan pernah sampai meludahi Rasulullah, namun Rasulullah tidak membalasnya. Wanita ini sangat membenci Rasulullah. Suatu saat Rasulullah lewat dan tidak menjumpai wanita tersebut, ternyata dia sakit setelah Rasulullah bertanya ke tetangganya.
Lalu Rasulullah datang ke rumah wanita itu untuk membantu membersihkan rumah dan mengambil air di sumur serta memasak.

Sungguh mulia hati Rasulullah. Semoga kakak Aghnia dan dek Afa memiliki hati semulia Rasulullah, suka memaafkan dan selalu berbuat baik. aamiin..



Sweet Memories KIP 2019


Konferensi Ibu Profesional atau yang biasa kita singkat dengan KIP memang telah berakhir. Namun, gelora untuk melakukan suatu perubahan itu tetap menggebu dalam dada. Memang hanya 3D 2N namun sepertinya banyak yang akan susah move on dengan acara ini. Bagaimana tidak, mata, telinga dan hati kami ini baru saja di buka selebar-lebarnya. Bahwa perubahan itu dimulai dari hal terkecil, dari niat yang ingin membuat perubahan besar.Kita harus melakukan perubahan dari diri kita sendiri dulu, lalu kita terapkan di keluarga kita selanjutnya lingkungan kita dan terus membesar seperti apa yang kita harapkan. Berubah atau kita kalah, yaa.. kami mulai mengerti.
Di hari pertama kami di perlihatkan oleh ibu Sumitra Pasuphaty bagaimana perubahan itu dimulai. Merubah suatu masalah menjadi sebuah tantangan untuk dicari solusinya. Melakukan inovasi.
Lalu, ada anak-anak remaja yang sudah melakukan perubahan. Kami mendengar bagaimana mereka mampu untuk melakukan perubahan, salah satunya karena support orang tua nya. Kami mendegarkan suara hati mereka bahwa anak itu butuh di support, apapun ide nya jangan di remehkan. Dan dibalik perubahan yang mereka lakukan ada orang tua hebat yang dengan cinta dan kekuatannya mendukung semangat putri-putri nya untuk menjadi changemaker.

Bunda kami tercinta ibu Septi Peni Wulandani, ada beberapa kata yang mampu membuat kami tersenyum bahagia bahwa Tantangan itu tidak hanya dirasakan oleh kita sendiri. Bunda membuat kami menyadari bahwa tantangan itu ada solusinya, segera selesaikan tantangan itu agar kita bisa membantu yang lainnya. Bunda, terimaksih sudah menjadi ibu ideologis bagi kami. Annur sangat bersyukur di usia 25 tahun ini bisa mengikuti Konferensi  Ibu Profesional, tadinya mengira bahwa Konferensi Ibu Profesional khusus untuk yang sudah melakukan perubahan yang nyata yang sudah ahli di bidangnya masing-masing sedangkan Annur masih belajar.

17 Agustus 2019
Kami memng tidak mengikuti upacara bendera, namun kami bernyanyi Indonesia Raya dengan khidmat, membayangkan perjuangan pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Yaaa, para pahlawan yang membuat perubahan. Tidak hanya yang laki-laki, para perempuan di masa itu pun semangat melakukan perjuangan untuk perubahan. Bahkan mereka pun melaksanakan Kongres Perempuan yang pertama kali di Yogyakarta. Diikuti oleh 30 organisasi perempuan dari 12 kota di Jawa dan Sumatra dan bertujuan memperjuangkan hak-hak perempuan, terutama dalam bidang pendidikan dan pernikahan.

Ada banyak ilmu yang kami dapatkan, dan membuat kami Mupeng untuk melakukannya, banyak yang bisa kami bawa pulang ke rumah untuk kami tiru dan modifikasi. Ada hijrah nol sampah, kampanye anti bullying, mata aksara atau taman baca untuk lingkungan sekitar,melakukan  sedekah jariyah, membuat eco enzym, membuat desain menu belajar sesuai STTPA, Ask to Solve, Konseling berperspektif gender, dan sharing ibu Noor Liesnani owner Pamela swalayan serta Manajemen Masjid Jogokaryan yang mampu melayani masyarakat di sekitar masjid.

Malamnya Pak Dodik Marianto memberitahukan bagaimana menjadi perempuan yang berdaya. Mulailah dari Dream It, jangan takut untuk bermimpi. Lalu Do It, jangan hanya bermimpi! kita harus lakukan, apa yang akan kita mulai lakukan sesegera mungkin. Share It, jangan pedulikan omongan orang lain selama apa yang kita lakukan di jalan yang benar untuk membuat perubahan yang lebih baik dan fokus dengan apa yang kita kerjakan. Lalu Grow It, yaa.. Perubahan itu akan semakin tumbuh dan berkembang maka akan lebih besar manfaat yang dirasakan oleh orang-orang di sekitar kita atau bahkan meluas ke lingkungan dan jangkauan yang lebih besar.

Di hari terakhir ada ibu Tri Mumpuni, kami takjub dan bangga pada beliau. Kisah beliau itu Masyaa Allah luar biasa. Seorang wanita yang berdaya, gagah berani melakukan perjalanan panjang untuk berjuang agar daerah yang belum tersentuh listrik bisa segera mendapatkan listrik dan air bersih.
Dan memang benar, perubahan itu dimulai dari dalam terlebih dahulu. Ibu Puni bercerita tentang masa kecilnya yang memang sudah terbiasa mengikuti kegiatan ibu nya sebagai sociopreneur. Dan ini membuka mata kami, bahwa apa yang kami lakukan sebaiknya kami bicarakan dan perlihatkan juga ke anak-anak agar menjadi benih benih perubahan yang kelak akan mereka rawat hingga tumbuh subur. Mendidik ibu itu mendidik satu generasi. 

Terimakasih atas kesempatan yang luar biasa untuk menjadi peserta Konferensi Ibu Profesional 2019. Terimakasih suami tersayang untuk ridho dan ijinnya serta support dana untuk istrimu ini menjadi bagian dari ibu-ibu agen perubahan lainnya. Terimakasih All Tim Panitia baik dari pusat maupun regional, terimakasih Bunda Septi dan Pak Dodik yang telah sukses membuat kami haru menjadi bagian dari Ibu Profesional do'akan kami sukses mengikuti jejak langkah Bapak dan Ibu dalam menjadi agen perubahan dan mendidik anak-anak kami agar anak-anak kami pun selamat. Menjadi generasi yang unggul dan mampu membuat perubahan baik bagi lingkungan sekitar.

Ada poin penting yang Annur ambil dari semua pemateri dan changemaker yang tampil bahwa "melakukan perubahan itu adalah melayani" . Yaaa! Sebelum melayani orang lain kita harus selesai dengan diri kita sendiri. Mereka berbagi apa yang sudah mereka jalani, prosesnya yang memang penuh tantangan namun lihat hasilnya yang sangat memuaskan.
Dan akhir kata

"Proud to be Changemaker"




Yogyakarta, 21 Agustus 2019

Annur - Ibu muda yang senang belajar.

#KIP2019
#ibuberkonferensi
#ibuagenperubahan
@septipw 


Selasa, 20 Agustus 2019

Tantangan 10 Hari Bunda Sayang Level 5 ( Day #13 )

Tak terasa sudah hari ke 13 saja ya, dan semakin hari dibuat kaget dengan aktivitas membaca nya kakak dan adek. Mereka semakin suka sekali dengan buku, bahkan sempat jengkel ketika emaknya belum bisa menemani membaca secara penuh. Mereka suka sekali dibacakan dan di dengarkan ketika mereka sedang membaca dengan caranya sendiri.

Jadi sebenarnya, ketika sudah membiasakan dalam beberapa hari untuk konsisten membaca merekapun akan merasa butuh untuk membaca setiap hari nya. Ada saja buku yang harus di pegang.

Tadi Aghnia minta ditemani membaca buku dari Shimajiro yang memang tidak ada dalam daftar buku bacaan yang sudah kami buat. Tapi dia enjoy sekali membaca nya, bahkan dia sudah lumayan hafal dengan isi bukunya. Semenjak buku itu ada di rumah, ketika awal baru datang dulu dan masih baru sampai saat ini sudah ada bagian yang sobek dan bukunya sudah kucel dia masih suka dengan buku itu. Tidak hanya buku itu, ada buku lainnya juga yang covernya udah gak karuan karena sering doibaca dan dibuka-buka. Bahkan dibawa kemanapun dia main, akhirnya ya lecek gak karuan bukunya.

Tapi senenang sekali melihat anak-anak itu happy dengan membaca, mereka selalu penasaran dengan isi buku. Kalau tidak mengerti dengan kosakata yang baru mereka akan bertanya.
yaa.. dengan wajah polosnya mereka akan bertanya, dengan penasaran dan keingintahuan.


membaca bersama





dan ini adalah pohon literasi yang sudah berubah bentuk, Aghnia mengubahnya dengan menempel sesuka hatinya. hahaha..
jadi bukan seperti pohon bambu lagi, tapi pohon apa ya?
hmm..



#hari13

Senin, 19 Agustus 2019

Tantangan 10 Hari Bunda Sayang Level 5 ( Day #12 )


"mi kakak mau baca"

"ok, boleh yang mana?"

lalu dia mengambil buku 45 bidadari surga dan princess aziza serta al amin. tapi kali ini abi yang akan membacakannya.

lalu setelah selesai dibacakan, aghnia ,membaca dengan gayanya sendiri.
.
Pengorbanan princess Aziza. Putri Aziza ini lahir pada musim dingin yang berambut indah di istana istiqlal. Raja dan Ratu memberinya nama Aziza yang diambil dari kata aziz yang berarti kuat.
Putri Aziza tumbuh menjadi putri yang cantik, dengan rambut yang sangat indah. Tapi putri Aziza tidak mau menyombongkan rambut indahnya, Dia selalu mengenakan kerudung ke mana pun dia pergi. Princess Aziza juga sangat gemar menunggang kuda.



kata aghnia dia suka dengan buku princess aziza yang covernya sedang menunggang kuda. kudanya berwarna putih.

Kalau buku 45 bidadari surga itu berisi kisah para wanita sholiha di jaman dulu. Di antaranya 4 wanita yang sudah di jamin surga. Membaca kisah ini akan membuat kita semakin bersyukur mempunyai teladan yang baik. Dan tidak mudah menyerah menghadapi tantangan, karena mereka yang hidup di jaman itu pun memiliki tantangan yang berat. namun mereka berhasil melewatinya.


#hari12
#gamelevel5
#tantangan10hari

#pohonliterasi
#kuliahbundasayang

Minggu, 18 Agustus 2019

Tantangan 10 Hari Bunda Sayang Level 5 ( Day #11 )

Hari ini adalah hari terakhir diselenggarakan nya konferensi ibu profesional  artinya malam ini sudah bisa membaca lagi bersama aghnia dan afa di rumah. Rasanya sudah tidak sabar bertemu kedua buah hati. Ternyata tidak ketemu lebih dari 24 jam itu tidak enak.

Sampai di rumah tante nya aghnia ternyata hanya ada dek afa yang sedang terlelap tidur. Lalu, dimana ya kakak Aghnia   ternyata sedang pergi sama simbahnya.

Beberapa saat menunggu sambil mencium dan memeluk dek afa, kakak Aghnia datang. Ternyata tidur di gendongan simbahnya  setelah di baringkan lalu ami cium sampai dia terbangun.

Eh waktu bangun kok udah minta dibacakan buku lagi. Hehe..
Masyaa Allah 

Sampai rumah di Kulonprogo dia minta dibacakan buku kesayangan nya. Apalagi kalo bukan Pemaafnya Rasulullah. 

Aghnia minta dibacakan kisah Rasulullah saat berkunjung ke thaif. Disana Rasulullah diperlakukan dengan tidak baik. Dihina, diejek, bahkan sampai dilempari batu dan terluka. Padahal Malaikat penjaga gunung sudah bersedia untuk membalas perbuatan penduduk thaif itu. Namun Rasulullah memilih untuk memaafkan dan mendo'akan mereka. Sungguh akhlak Rasulullah sangat terpuji.
setelah selesai membaca do'a sebelum tidur.
Lalu beberapa saat kemudian dia tertidur.
#hari11
#gamelevel5
#tantangan10hari
#pohonliterasi
#kuliahbundasayang

Sabtu, 17 Agustus 2019

Tantangan 10 Hari Bunda Sayang Level 5 ( Day #10 )

Masih belum bisa bacain buku buat aghnia dan dek afa, karena masih mengikuti rangkaian acara konferensi ibu profesional. Dan mungkin besok baru bisa membacakan buku lagi untuk mereka.

Tapi alhamdulillah dek afa dan kakak Aghnia masih semangat membaca walau tanpa ibunya. Aghnia dan dek afa membaca buku pengorbanan Princess Aziza dan buku al amin lagi.

Besok kota coba cerita lain ya kak.
Aghnia belajar membaca untuk kedua adiknya. Dek afa dan dek ayunda sepupu nya.

Aghnia lebih suka menceritakan dengan gambar dan dengan kisahnya, sederhana dan lebih mudah dipahami.

#hari10
#gamelevel5
#tantangan10hari
#pohonliterasi
#kuliahbundasayang

Jumat, 16 Agustus 2019

Tantangan 10 Hari Bunda Sayang Level 5 ( Day #9 )

Aghnia di sekolah hari ini ikut lomba lari kelereng di sekolah nya.
Pulang sekolah langsung di jemput untuk mengenal di rumah tante nya di daerah janti. 3hari 2 malam,karena ami akan mengikuti Konferensi Ibu Profesional di hotel sahid. Jadi kegiatan membaca nya akan di dampingi tantenya.

Dan tantenya laporan bahwa aghnia dan afa sangat antusias untuk bercerita saat melihat buku nya.
Bahkan mereka berlomba siapa dulu yang akan membaca, rebutan untuk di dengarkan. sepertinya mereka sudah asyik dengan kegiatan membaca. bahkan kata tante nya mereka gak berhenti bercerita.

Buku yg di baca yaitu pengorbanan Princess Aziza  dan Al Amin, buku yg menceritakan tentang kisah Rasulullah .

Sedangkan buku cerita pengorbanan Princess Aziza menceritakan tentang pengorbanan seorang putri untuk mencari obat di tempat yang jauh dari kerjaan nya. Untuk mengobati ibunya yg sedang sakit.



#hari9

Kamis, 15 Agustus 2019

Tantangan 10 Hari Bunda Sayang Level 5 ( Day #8 )

Sedang memperhatikan Aghnia yang hari ini surprised banget, dia tiba-tiba sebelum tidur ngambil buku. Tak ketinggalan dek Afa, langsung sibuk mengambil dan membawa buku-buku itu.
Wah, ternyata tanpa disuruh ini menjadi suatu kebutuhan. Awalnya sih memang ingin membiasakan mereka membaca buku sebelum jam tidur, karena kalo siang hari mereka itu main. Dan hanya membaca ala kadarnya, gak seserius kalau baca buku di malam hari.

Yang dibaca kali ini adalah buku  45 Bidadari Surga, Aku Cinta Al-Qur'an (gak masuk dalam daftar buku bacaan) dan Pemaafnya Rasulullah ( Saat ini menjadi buku favouritenya Aghnia) , dan Juz 'Amma for kids.

Aghnia bercerita sendiri, dia mulai hafal alur cerita di buku Pemaafnya Rasulullah. Akhirnya ami menyuruhnya untuk menceritakan setiap halaman sesuai versinya. Dan Aghnia begitu ekspresif, Masyaa Allah. Senang sekali Aghnia itu mampu menangkap hikmah di balik cerita yang dibacakan, bahkan dari gambar pun dia mengetahui itu ekspresi apa.



Surah Al Alaq menjadi pilihannya, waktu subuh. 


#hari8

Rabu, 14 Agustus 2019

Tantangan 10 Hari Bunda Sayang Level 5 ( Day #7 )

Hari ini Aghnia ada kegiata qurban di sekolahnya. Setelah sarapan dia langsung diantar abi ke sekolah karena sudah terlambat. Di sekolah dia juga membuat sup buah bersama teman-teman dan ibu guru nya.

Sampai di rumah, Aghnia bermain dengan dek Afa. Mereka bermain di halaman rumah. Tadi sebelum kakaknya pulang, dek Afa sudah membaca beberapa buku ada buku yang berjudul Al-Amin, itu berkisah tentang nabi Muhammad SAW yang dikenal sebagai orang yang jujur, dapat dipercaya.

Sore hari ada tetangga yang main ke rumah, Aghnia mengajak mereka ke kamar Aghnia untu main bersama. Ada yang membuka buku Aghnia, lalu Aghnia menjelaskan tentang buku itu.

Malam harinya Aghnia lelah, jadi dia langsung tidur. Tapi sebelum tidur ami sempat membacakan juz 'Amma for kidz. surah An-Nashr yang menceritakan tentang syukur kepada Allah. Atas pertolongan Allah ummat islam meraih kemenangan.



#hari7
#gamelevel5
#tantangan10hari

#pohonliterasi
#kuliahbundasayang

Selasa, 13 Agustus 2019

Tantangan 10 Hari Bunda Sayang Level 5 ( Day #6 )

Ternyata hari berlalu begitu cepat ya, ini sudah hari Selasa. Dan hari ini Aghnia ada kegiatan manasik haji dari sekolahnya.
Setelah mandi, Aghnia memakai baju dan sarapan lalu diantar oleh abi ke sekolah. Ternyata bu guru sudah menunggu, dan bus yang akan membawa anak-anak ke masjid agung wates pun sudah siap di depan sekolah.
Dek Afa di rumah minta dibacakan buku, tentang kidsh binatang dalam Al Qur'an. Dia senang sekali dengan buku itu. Bahkan inginnya diceritakan terus,hehe. *emaknya lagi males baca :(


Setelah pulang dari wates, abi menjemput Aghnia di sekolah. Sampai di rumah Aghnia langsung mengambil buku-bukunya setelah berganti pakaian. Aghnia membaca sendiri, lalu berganti buku yang lain dan berakhir pada buku-buku itu ikut jadi alat permainan. 


Sore hari kami pergi ke klinik. Jadi tak ada kegiatan membaca di sore hari.
Malam hari nya, untuk kesekian kali dia ingin dibacakan buku Pemaafnya Rasulullah. Masyaa Allah nak, ini bikin geregetan hehe. karena saat ami menawarkan buku yang lain Aghnia tidak mau, dia tetep keukeuh mau buku yang itu. dan setelah dibacakan dia mulai mengantuk. sampai membawa buku itu dalam keadaan hampir tertidur.


sekian dulu ya cerita hari ini..
efek obat nih, jadi mengantuk..hihi
#hari6
#gamelevel5
#tantangan10hari

#pohonliterasi
#kuliahbundasayang

Senin, 12 Agustus 2019

Tantangan 10 Hari Bunda Sayang Level 5 ( Day #5 )

Hari ini sekolah Aghnia masih libur, tapi kami sudah ada agenda akan mengunjungi rumah atok nya di jalan kaliurang. Kami kesana membawakan daging qurban yang sudah dimasak menjadi rendang.
Setelah pulang dari sana Aghnia bermain dengan adik dan temannya. Lalu adik afa pulang dan mengambil buku, adik membaca buku dengan gayanya. Walaupun belum bisa membaca tapi dek Afa paham dengan gambar yang ada di dalam buku, sehingga dia bisa bercerita sesuai yang dia lihat. Ami hanya melihatnya dari kejauhan sambil tersenyum. Akhir-akhir ini semenjak ada rak buku mini di pojok kamar dek afa sering mengambil buku sendiri dan mulutnya komat-kamit,hehe. Alhamdulillah itu membuat adek dan kakak semangat dalam membaca. Bahkan buku bacaan yang tidak masuk ke daftar buku yang akan dibaca pun ikut di baca oleh dek afa, dia hobi sekali membawa buku. dan ketika dia melihat aminya sedang ada waktu luang dan tidak mengerjakan apa-apa dia akan meminta untuk dibacakan.

dek afa sibuk mengamati,hehe.



Aghnia malam ini mebaca buku Cerita 7 menit sambil mengenal do'a sehari-hari . Judul cerita yang dia baca adalah Nina dan penyakit aneh, jadi di ceritakan di sini seorang anak perempuan sakit gatal-gatal di seluruh tubuhnya. Setelah berobat ke dokter belum sembuh juga, padahal dia sampai tidak bisa tidur karena merasa tidak nyaman. Namun ibunya menyuruhnya untuk sabar menghadapi ujian sakit gatal yang ia rasakan, lalu ibunya usul untuk berobat lagi ke dokter yang berbeda. Awalnya Nina menolak namun setelah dibujuk akhirnya mau. Setelah bertemu dokter nina diberikan resep obat, namun dokter berpesan agar sebelum minum obat Nina harus berdo'a terlebih dahulu. Karena yang menyembuhkan sakit itu adalah Allah bukan dokter.



Lalu cerita selanjuitnya yang Aghnia baca adalah Mimpi Tania. Di cerita ini menceritakan seorang gadis kecil yang bernama Tania sangat menyayangi ibunya, lalu ketika tidur ia mimpi buruk. Dia bermimpi ibunya meninggal dunia, lalu ibu membangunkannya dari tidurnya. Tania langsung memeluk erat ibunya, dia menangis. Karena hari masih malam, ibu menyuruhnya untuk tidur kembali. Sebelum tidur ibu menyuruhnya untuk berdo'a ketika bermimpi buruk. Allahuma innii a'uudzubika min 'amalisy-syaithooni wa sayyi'aatil-ahlaam. Yang artinya Yaa Allag, aku berlindung kepadaMu dari perbuatan syaitan dan buruknya mimpi.








#hari5
#gamelevel5
#tantangan10hari

#pohonliterasi
#kuliahbundasayang

Minggu, 11 Agustus 2019

Tantangan 10 Hari Bunda Sayang Level 5 ( Day #4 )

hari ini kakak bangun dengan riang karena menyambut hari raya idul adha. kakak ingin melihat 5 sapi yang akan dijadikan hewan qurban hari ini. Setelah selesai mandi sama abi, kakak memakai baju nya yang bagus untuk melaksanakan shalat ied.
kakak ikut melaksanakan kegiatan sholat idul adha dihalaman SD depan rumah yang jaraknya kurang lebih 120 meter dengan berangkat berjalan kaki bareng umminya ,dalam sholat idul adha ini kakak berlatih mengisi kotak infaq yang bergilir dan tetap tenang saat melaksanakan sholat idul adha nya dari takbir pertama sampai selesai khutbah.
sepulang sholat idul adha kakak menghabiskan kue kesukaannya yaitu kue pie susu yang sangat disukai tak lupa berbagi bersama adik, om dan tantenya yang sedang ada disini sampai berasa kurang pie susunya. Kemudian kakak sarapan dan berangkat ke masjid untuk menyaksikan penyembelihan hewan qurban yang jumlahnya ada 5 sapi untuk satu pedukuhan dalam 6 RT saja. kakak melihat dan mengamati dari awal hingga akhir proses penyembelihannya sambil digendong abinya serta ikut mengumandangkan takbir  .
penyembilan ke 5 sapi selesai kakak merasa haus, akhirnya meminta abinya minum air putih di masjid.
kemudian diambilkan minuman kemasan oleh abinya dan kemudian kakak pulang kerumah untuk bermain sama temannya. Ternyata sampai rumah temennya sudah menunggu untuk bermain besama. mereka pun akhirnya main sampi sore.
kakak lupa kalau sampai malam belum ada waktu untuk baca buku. Namun sebelum tidur kakak mengambil buku dan minta dibacakan buku pemaafnya rasulullah lagi dan ditambah baca juz 'amma for kids tentang surat Al Bayyinah.
kakak membaca bersama shaliha, boneka kesayangannya.

Aghnia membaca buku mengajak boneka kesayangannya , dan mulai bercerita.


Di dalam surat Al Bayyinah ini kakak belajar asbabun nuzulnya yang intinya adalah bahwa didalam surat ini menggambarkan dimana orang - orang kafir dan musyrik menyatakan bahwa meraka tetap dalam agamanya sampai datang utusan yang dijanjikan oleh tuhan. akan tetapi ketika nabi muhammad saw datang, mereka berbeda pendapat, ada yang meyakini dan ada pula yang mengingkarinya. dan di kandungan surat ini pula digambarkan bagi orang orang kafir dan musyrik akan mendapatkan azab berupa neraka jahanam. sebaliknya ,bagi orang - orang beriman akan mendapatkan balasan surga 'adn.
#gamelevel5
#tantangan10hari
#pohonliterasi
#kuliahbundasayang

Menyukai sebuah mata pelajaran, karena emang suka atau karena gurunya?

 Hai.. Tulisan kedua untuk KLIP day 2 di bulan Maret ini, aku mau menceritakan sebuah ceritaku di masa lalu yang sangat berkesan untukku bah...