dinding rumah kami sengaja tidak di cat terlebih dahulu, karena kakak dan adik masih suka sekali menghias dinding dengan coretan tangan mungil mereka. Pernah sekali waktu ami lupa tidak mengembalikan tempat alat tulis yang ada banyak spidolnya, dan Aghnia yang tadinya ramai tiba-tiba tidak bersuara. Setelah di cari ternyata dia sedang asyik mewarnai dinding dengan spidol-spidol itu mengajak adiknya.
Awal sekali ada coretan itu saat Aghnia dibelikan crayon untuk pertama kalinya. Awalnya memang untuk mewarnai buku bergambar, tapi waktu emak meleng sedikit crayon itu pindah ke dinding-dinding dan sudah dalam keadaan patah, hancur lebur. Antara kaget dan mau ketawa, lihat wajah polos Aghnia sambil menatap dan tersenyum lebar. Aghnia bilang "lihat mi lihat". Waktu itu Aghnia usia 2tahun kurang. Gak bisa marah lah emak lihat ekspresi wajahnya itu.
Balik lagi ke hari ini ya, tadi pagi-pagi sewaktu Aghnia bangun tidur pandangan matanya langsung tertuju ke rak buku. Dia langsung bangun dan menghampiri sambil berkata "mi, lihat ada buku kakak".
"kakak suka gak? bagus kan"
"iya bagus, kakak suka"
lalu dia mengambil buku cepat hafal do'a anak muslim cerdas . Dibuka nya lembaran buku itu, waktu berhenti di halaman do'a sebelum tidur ami bilang "di baca yuk", dia jawab "bukan, yang ini loh mi bangun tidur".
"oh iya ya, bangun tidur ya"
lalu kami membaca do'a bersama. dilanjutkan do'a lainnya.
"Tertarik dulu pada buku, selanjutnya baru mencintai buku !"
Dengan membuat pohon baca dan rak yang menarik, Aghnia dan dek Afa bolak-balik membuka bukunya. Mereka bahagia sekali membaca buku.
#hari1
#gamelevel5
#tantangan10hari
#pohonliterasi
#kuliahbundasayang


Tidak ada komentar:
Posting Komentar