bismillah,
Sudah memasuki pekan kedua di Kelas Ulat-Ulat. Kali ini kami di tantang buat bikin potluck dan disajikan untuk teman-teman di Kelas Bunda Cekatan. Annur awalnya bingung mau membuat potluck yang seperti apa. Jujur akhir-akhir ini merasa gak ada ide buat bikin sesuatu yang menarik. Hahaha
Akhirnya Annur putuskan untuk membuat potluck dari kegiatan kami di pagi hari. Kebetulan pas banget sama jadwal kami buat jalan pagi, dan anak-anak mengatur rute yang akan kami lewati. Ternyata saat sudah berada di tengah-tengah sawah kita tak jarang memilih jalan yang salah. Harus putar balik, melewati lumpur yang basah hingga kaki kami masuk ke kubangan lumpur. Melewati rumput yang basah oleh air dan rumput kering yang sudah tercerabut dari tanah.
Dan keseruan lainnya yang kami dapati saat menyusuri area persawahan. Family Project ini sudah kami lakukan sejak 2 tahun terakhir, hanya saja memang tidak sering. Hanya beberapa agenda yang masih kami rutin lakukan.
Annur membuatnya dengan sederhana saja, cukup berdurasi 2 menitan. Disini Annur membagikan manfaat family project. Kami jadi lebih erat, saling tolong menolong, sebagai sebuah keluarga memiliki waktu kebersamaan seperti ini sangat seru sekali.
Apalagi jadwal kerja suami yang tidak menentu, karena bekerja 3 shift. Jadi waktu di pagi hari dihabiskan dengan keluarga itu sangat jarang.
Memasukkan audio dalam video itu pernah Annur lakukan juga saat mencoba membuat dongeng bersama si sulung. Dan dia sangat happy.
By the way, Annur menggunakan aplikasi Kinemaster untuk membuat video ini. Dan menurut Annur ini sangat mudah dibandingkan aplikasi edit video lainnya.
Untuk potluck teman-teman yang Annur cicipi, beberapa ada di album manajemen waktu, manajemen emosi serta album keluarga dan parenting.
Karena ada beberapa yang sedikit berhubungan dengan mind map yang sudah Annur bikin. Pengalaman belajar di tahap ini sangat seru, apalagi tantangan membuat potlucknya semakin menarik dan menantang. hahaha
eh iiyaa.. hikmahnya sampai perjalanan ini. Annur jadi gak laper mata buat nyoba hal-hal yang gak penting dan mendesak, fokus sama mind map, dan menggunakan mantra "menarik tapi tidak tertarik". Jadi gak merasa tergesa-gesa dalam belajar.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar